Tito Minta Kepala Daerah Aceh Percepat Pengumpulan Data Rumah Rusak

genpi.co
20 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Mendagri Tito Karnavian meminta para kepala daerah di Aceh mempercepat pengumpulan dan penyampaian data rumah terdampak bencana.

Tito mengatakan data tersebut dibutuhkan, sebagai dasar penyaluran bantuan hunian dan pemulihan warga.

“Aceh mohon kalau bisa lebih cepat lagi. Jangan sampai warga menyalahkan pemerintah, karena kurang cepat,” katanya di sela rapat koordinasi di Aceh Tamiang, Kamis (1/1).

Dia menyampaikan kecepatan dan akurasi data merupakan kunci penanganan hunian, dengan klasifikasi rusak ringan, sedang, dan berat.

Data per 27 Desember yang diterima pemerintah, ada 68.850 rumah rusak ringan, 37.520 rusak sedang, dan 56.108 rusak berat di tiga provinsi.

Kemudian untuk data terbaru BNPB menyebut ada sekitar 213 ribu rumah terdampak, seiring kondisi di lapangan yang dinamis.

Pemerintah akan menyalurkan bantuan Rp 15 juta bagi rumah rusak ringan, dan Rp 30 juta untuk rumah rusak sedang.

Sementara itu, rumah rusak berat dan yang hilang, disiapkan skema penggantian hunian. Termasuk penyediaan hunian sementara (huntara) dan dana tunggu hunian (DTH).

Tito menyampaikan data hunian juga dipakai Kemensos menyalurkan bantuan tambahan Rp 3 juta guna pengadaan isi rumah dan Rp 5 juta untuk pemulihan ekonomi.

Semua skema bantuan sepenuhnya bergantung terhadap ketersdiaan sekaligus kelengkapan data daerah. (ant)

Kalian wajib tonton video yang satu ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
• 12 jam lalumerahputih.com
thumb
Menu Sederhana tapi Nasi Teri Sejak 1970 Ini Sedapnya Bikin Nagih!
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Pagi Ini
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Universitas di Jogja Apa Saja? Ini Deretan Kampus Negeri dan Swastanya
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Wanda Hamidah: Kalau Palestina Bisa Bertahan dan Melawan, Sumatra juga Bisa
• 12 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.