Menu Sederhana tapi Nasi Teri Sejak 1970 Ini Sedapnya Bikin Nagih!

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menunya sederhana saja, yakni nasi dengan tumisan teri dan aneka sayuran tapi punya cita rasa yang dijamin bikin kamu ketagihan. Ya, kuliner malam di Yogyakarta ini sudah melegenda sejak tahun 1970, lho.

Lokasi tempat makan ini memang agak nyempil di dalam gang. Bukanya pun dari jam 5 sore. Tapi mereka melayani pesanan makanan hingga jam 3 dini hari.

kumparanFOOD menyempatkan untuk mencoba warung makan dengan nama Nasi Teri Pojok Gejayan tersebut. Lantaran lokasinya di dalam gang, kami sarankan kamu menggunakan kendaran roda dua saja kalau mau ke sini agar tak susah cari parkiran.

Saat menyusuri gangnya, sudah berjajar meja dan kursi-kursi di sepanjang kanan dan kiri jalan. Beberapa orang pun tampak mengantre memesan makanan. Padahal saat kami berkunjung waktu sudah menunjukkan jam setengah 11 malam. Semakin malam tempat makan ini justru semakin ramai.

Saatnya memesan, kami pesan seporsi nasi teri dengan sayuran komplit. Ada dua macam sayuran yakni labu dan nangka muda yang sama-sama dimasak dengan kuah santan layaknya untuk hidangan ketupat sayur.

Namun, untuk terinya dimasak dengan kuah pedas yang dipenuhi potongan rawit merah dan tomat hijau. Teri yang digunakan, teri jengki yang ukurannya agak besar dan dimasak hingga agak berkuah.

Nah, tampilan teri dengan irisan rawit yang banyak tersebut menandakan rasanya pun pedas. Namun, bagi yang memang suka makanan pedas, mungkin tidak akan terlalu kepedasan. Justru rasa pedasnya pas sehingga masih bisa dinikmati tanpa membuat lidah "kebakaran".

Terinya juga punya rasa asin, gurih, dan sedikit manis yang seimbang. Benar-benar sedap saat dipadukan dengan sayuran bersantan sehingga sedikit terasa gurih santan. Sedapnya paduan nasi teri campur ini sukses membuat kami ketagihan dan pengin nambah.

Tapi buat kamu yang merasa masih kekurangan lauk, di warung makan ini menyediakan aneka pilihan lauk mulai dari telur ceplok, tempe goreng, ikan balado, ayam balado, perkedel, hingga aneka gorengan.

Soal harga, tempat makan ini menjual seporsi nasi teri dengan tambahan satu lauk mulai dari harga Rp 10 ribuan saja. Murah-meriah, bukan?

Rupanya, mengutip website resmi Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, nasi teri ini pertama kali dijajakan oleh Pak Dul yang kemudian dilanjutkan menantunya, Subagiyo. Dulunya mereka berjualan di pinggir jalan, namun baru-baru ini pindah ke depan rumah, yang mana berada di dalam gang yang menjadi lokasi Nasi Teri Pojok Gejayan saat ini.

Nah, jadi buat kamu yang mau kulineran malam murah-meriah di Yogyakarta, kami rekomendasikan untuk mencoba Nasi Teri Pojok Gejayan yang legendaris ini. Selamat mencoba!

Nasi Teri Pojok Gejayan

Alamat: Jl. Affandi No.5, Klitren, (masuk ke dalam gang) Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Jam buka: 17.00-03.00 WIB.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KUHP-KUHAP Baru Mulai Berlaku, NasDem Harap Masyarakat Tak Terprovokasi
• 6 jam laludetik.com
thumb
OpenAI Siapkan Perangkat Keras AI Pertama yang Dirancang Jony Ive, Target Meluncur 2026–2027
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
105 Jalan Diaspal, 32 Drainase Dibangun di Makassar Sepanjang 2025
• 6 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Profil SBY, Presiden RI ke-6 yang Disorot Usai Lukisannya Laku Rp 311 Juta, Hasilnya Didonasikan untuk Korban Banjir Sumatera
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Disumpah Pakai Alquran, Zohran Mamdani Resmi Jabat Wali Kota New York
• 21 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.