Imbas Kecelakaan Kapal di Labuan Bajo, Menhub Minta Operator Patuhi Imbauan BMKG

bisnis.com
18 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menanggapi kecelakaan kapal yang menimbulkan korban jiwa di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dirinya meminta para operator kapal untuk menaati imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) saat hendak berlayar.

Dudy memang tak menampik bahwa kejadian di Labuan Bajo bukan karena kelalaian awak kapal, melainkan akibat perubahan cuaca secara mendadak dan signifikan.

“Labuan Bajo, saat diberikan surat berlayar, kondisi cuaca memang cukup kondusif untuk berlayar. Namun demikian, pada titik tertentu ternyata ada gelombang yang cukup tinggi,” ungkapnya kepada wartawan, dikutip pada Jumat (2/1/2026).

Pasalnya pada hari yang sama saat KM Putri Sakinah diberangkatkan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) memberikan izin kepada 189 kapal. Namun, terdapat 1 kapal yang mengalami kedaruratan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Serupa dengan penerbangan, Dudy menjelaskan bahwa sepanjang kondisi aman untuk berangkat, pihaknya pasti memberikan izin berlayar. Pihaknya memahami bahwa pada kapal-kapal tradisional kerap terjadi peningkatan permintaan layanan, terutama saat libur Natal dan Tahun Baru.

Dalam kondisi tersebut, para pelaku pelayaran yang sudah puluhan tahun berpengalaman di laut sering merasa telah memahami karakter wilayah dan cuaca setempat. Namun, perlu diingat bahwa pola cuaca saat ini telah banyak berubah dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga

  • Pemerintah Pantau Bencana di Kalsel hingga Insiden di Labuan Bajo
  • Kemenpar Angkat Bicara soal Insiden Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

Oleh karena itu, keselamatan tetap menjadi prioritas. Keputusan kapal boleh berlayar atau tidak selalu mengacu pada informasi cuaca dari BMKG.

“Jadi, ini yang senantiasa kita ingatkan. Pemberlakuan berlayar atau tidak, kita merujuk kepada informasi cuaca dari BMKG,” tuturnya. 

Terlebih, BMKG telah mengeluarkan prospek cuaca adanya potensi hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia sampai dengan 5 Januari 2026.  

Khususnya angin kencang, di wilayah Kep. Riau, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, NTT, dan Maluku.

Kronologi Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Sebelumnya, warga negara Spanyol yang juga merupakan pelatih klub sepakbola Valencia B, Fernando Martin, menjadi korban dalam insiden tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo yang membawa 11 orang termasuk kru kapal.

Insiden tenggelamnya kapal tersebut terjadi di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (26/12/2025) pukul 21.00 WITA.

Kejadian bermula saat kapal berlayar dari Pulau Kambing menuju Pulau Komodo.

Berdasarkan catatan KSOP, kapal dalam kondisi laik laut. Prakiraan cuaca dari BMKG juga menunjukkan gelombang kurang dari 0,5 meter. Oleh karena itu, kapal tetap berlayar. 

Dalam perjalanannya, terjadi anomali cuaca yang tidak terprediksi berupa gelombang tinggi swell yang berlangsung dalam periode singkat yang membuat kapal tenggelam. Akibatnya, empat dari 11 orang dinyatakan hilang, sedangkan tujuh lainnya berhasil selamat. 

Pelatih sepak bola klub Spanyol Valencia Fernando Martin (44) dan ketiga anaknya, yakni Elia (12), Kike (10), dan Mateo (9), menjadi korban dalam kecelakaan ini.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kekerasan terhadap Perempuan di Indramayu Seperti Fenomena Gunung Es
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pendidikan Widiyanti Putri VS Sandiaga Uno Jadi Perbandingan Kinerjanya Sebagai Menteri Jadi Sorotan
• 11 jam laluparagram.id
thumb
Cak Ji Diancam Seusai Bela Nenek Elina, Singgung Madas dan Samuel
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Isu Jokowi hingga Prabowo, Rizal Fadillah Klaim 2026 Penuh Kejutan
• 22 jam lalufajar.co.id
thumb
Menpar Tinjau Bali pada Puncak Nataru, Kunjungan Wisman Meningkat
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.