Pasar harga bitcoin menunjukkan tingkat ketenangan yang lebih tinggi sepanjang 2025. Hal ini terjadi seiring semakin banyak investor institusional memanfaatkan instrumen derivatif untuk menghasilkan pendapatan tambahan dari kepemilikan aset kripto mereka.
Pendiri Options Insights, Imran Lakha mengatakan bahwa kondisi itu tercermin dari penurunan konsisten volatilitas tersirat (implied volatility) bitcoin dalam basis tahunan bulanan seperti yang hadir dalam Volmex dan Deribit.
Baca Juga: Cantor Fitzgerald: Bitcoin Terancam Masuki Crypto Winter
Indikator terkait mencerminkan ekspektasi volatilitas harga bitcoin dalam empat pekan ke depan. Sepanjang awal tahun, volatilitas tersirat cukup tinggi namun menjelang akhir tahun turun mendekati 45%.
Penurunan tersebut didorong oleh strategi institusi yang menjual opsi call di atas kepemilikan bitcoin dalam pasar spot untuk memperoleh imbal hasil. Dengan strategi ini, investor memanfaatkan premi opsi sebagai sumber pendapatan, terutama di tengah pergerakan harga yang relatif datar.
“Kami jelas melihat penurunan struktural pada implied volatility bitcoin seiring masuknya lebih banyak dana institusional yang nyaman menghasilkan yield dengan menjual opsi call,” kata Imran Lakha, dilansir Jumat (2/1).
Opsi merupakan kontrak yang memberikan hak kepada pembeli untuk membeli atau menjual suatu aset pada harga tertentu hingga waktu yang ditetapkan. Opsi call memberikan hak untuk membeli aset dan mencerminkan pandangan bullish, sementara opsi put memberikan hak untuk menjual dan biasanya digunakan sebagai lindung nilai terhadap penurunan harga.
Menjual opsi menyerupai penjualan tiket lotre, di mana penjual menerima premi di muka, namun keuntungan maksimum akan terbatas jika opsi tersebut kedaluwarsa tanpa dieksekusi. Dalam praktiknya, sebagian besar opsi berakhir tanpa nilai, sehingga strategi ini cenderung menguntungkan penjual dalam jangka panjang.
Institusi dengan modal besar dan kepemilikan bitcoin memanfaatkan kondisi ini dengan menjual opsi call out-of-the-money, yakni opsi dengan harga eksekusi yang lebih tinggi dan hanya akan menguntungkan jika harga bitcoin melonjak signifikan. Strategi tersebut membantu mereka mengantongi premi secara konsisten, khususnya saat volatilitas pasar rendah.
Meningkatnya penjualan covered call oleh institusi menciptakan pasokan opsi yang stabil di pasar, sehingga menekan volatilitas tersirat. Masuknya investor institusional juga mengubah struktur perdagangan opsi bitcoin, membuatnya semakin menyerupai perilaku pasar keuangan tradisional.
Sepanjang tahun lalu, opsi put bitcoin diperdagangkan dengan premi lebih tinggi dibandingkan opsi call, baik untuk tenor jangka pendek maupun panjang. Pola ini berbanding terbalik dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika opsi jangka panjang cenderung didominasi bias bullish.
Perubahan tersebut tidak serta-merta mencerminkan sentimen negatif, melainkan menunjukkan meningkatnya partisipasi pelaku pasar profesional yang memilih untuk melindungi posisi bullish mereka.
Baca Juga: Metaplanet Serok Bitcoin, Tambah 4.279 BTC
“Tekanan pada sisi upside dan meningkatnya permintaan lindung nilai, yang khas bagi investor institusional, mendorong pergeseran dari call skew ke put skew di seluruh struktur jatuh tempo. Ini menandakan dana besar berada pada posisi long namun terlindungi, bukan sinyal bearish,” kata Lakha.





