Fenomena Astronomi Hiasi Langit di 2026, Gerhana Matahari hingga Cincin Api

mediaindonesia.com
15 jam lalu
Cover Berita

TAHUN 2026 akan menjadi salah satu tahun paling menarik bagi para pengamat langit. Sejumlah fenomena astronomi langka dijadwalkan terjadi, mulai dari gerhana matahari cincin api, bulan darah, hingga gerhana matahari total.

Peristiwa-peristiwa ini menjadi momen penting dalam kalender astronomi dunia. Berikut rangkaian fenomena langit yang akan menghiasi tahun 2026.

1. Gerhana Matahari Cincin Api di Awal Tahun

Salah satu fenomena yang akan terjadi adalah gerhana matahari cincin api yang terjadi pada pertengahan Februari. Fenomena ini muncul ketika Bulan berada pada jarak yang lebih jauh dari Bumi sehingga tidak mampu menutupi Matahari sepenuhnya.

Akibatnya, cahaya Matahari tetap terlihat membentuk cincin terang di sekeliling Bulan. Inilah alasan mengapa gerhana ini sering disebut sebagai cincin api. 

2. Bulan Darah Warnai Langit Malam

Tak lama setelah gerhana cincin api, langit malam akan dihiasi oleh fenomena bulan darah atau blood moon. Peristiwa ini terjadi saat gerhana bulan total, ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan.

Cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi akan dibiaskan dan membuat Bulan tampak berwarna merah tembaga. Bulan darah dapat disaksikan tanpa alat khusus dan sering menjadi daya tarik bagi masyarakat.

3. Gerhana Matahari Total di Pertengahan Tahun

Puncak fenomena astronomi di tahun 2026 adalah gerhana matahari total yang terjadi pada bulan Agustus. Pada momen ini, Bulan sepenuhnya menutupi Matahari dan menyebabkan siang hari berubah menjadi gelap selama beberapa menit di wilayah tertentu.

Fenomena ini memungkinkan pengamat melihat lapisan luar Matahari yang biasanya tidak terlihat. Gerhana matahari total dikenal sebagai salah satu peristiwa langit paling spektakuler dan jarang terjadi di lokasi yang sama.

4. Gerhana Parsial dan Fenomena Pendukung

Selain gerhana besar, tahun 2026 juga akan diwarnai oleh beberapa gerhana parsial, baik matahari maupun bulan. Meski tidak sedramatis gerhana total, fenomena ini tetap menarik untuk diamati karena menunjukkan dinamika pergerakan benda langit.

5. Parade Planet dan Keindahan Langit Lainnya

Tidak hanya gerhana, 2026 juga menghadirkan berbagai fenomena langit lain seperti konjungsi planet, parade planet, dan supermoon. Parade planet adalah kenampakan saat planet-planet di Tata Surya tampak sejajar. 

Pada momen-momen tertentu, beberapa planet akan tampak berdekatan di langit malam, menciptakan pemandangan yang indah dan mudah diamati. Supermoon juga akan membuat Bulan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya.

Dari gerhana matahari cincin api, bulan darah, hingga gerhana matahari total, semua menghadirkan pengalaman visual yang menakjubkan. Bagi siapa pun yang ingin menyaksikan keajaiban alam semesta, 2026 adalah tahun yang layak dinanti dan dicatat dalam kalender pengamatan langit.

Sumber: space.com, forbes.com


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lima Kali Banjir Bandang Landa Maninjau dalam Sehari, Ratusan Warga Mengungsi
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Menhan Sjafrie Bentuk Satgas Kuala untuk Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Data MKMK: Anwar Usman Paling Sering Tak Hadiri Sidang dan Rapat Hakim
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
BPKH Jamin Dana Pengembalian Haji Khusus 1447 H Aman, Pencairan Tunggu Penyelesaian Proses Administratif
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menu Sederhana tapi Nasi Teri Sejak 1970 Ini Sedapnya Bikin Nagih!
• 34 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.