Pernah nggak Beauties mendapati perlakuan yang kurang nyaman dari orang tua lewat kalimat yang diucapkan mereka? Niat orang tua sebenarnya baik sebagai bentuk motivasi, tetapi terkadang itu justru bisa menjadi boomerang.
Mengatakan kebenaran dan sesuatu yang merusak itu beda tipis. Mengucapkan sesuatu secara blak-blakan tanpa pertimbangan berpotensi merusak harga diri seseorang.
Terpenting sebagai orang tua adalah tahu apa yang harus dikatakan dan kapan mengatakannya tanpa menyakiti anak. Orang tua seperti itu umumnya diimbangi dengan kecerdasan emosional (EQ) yang tinggi.
"Menjadi cerdas secara emosional membutuhkan kesadaran diri -kemampuan mengenali emosi diri sendiri dan pengaruhnya terhadap orang lain," ujar Dr. Francine Toder, PhD, pada Parade. Orang yang cerdas secara emosional mampu merasakan perasaan dan menilai sesuatu dari sudut pandang orang lain. Dengan kata lain, bisa menempatkan diri sendiri pada posisi orang lain.
Orang tua yang sudah memiliki kesadaran itu alias kecerdasan emosional yang baik, tidak akan mengatakan empat kalimat ini pada anak-anaknya. Ia sadar bahwa ungkapan itu tidak sepenuhnya baik untuk kesehatan mental anak. Berikut penjelasannya.




