LEGENDA sepak bola Inggris, David Beckham, secara terbuka memberikan dukungan moral kepada putra sulungnya, Brooklyn Beckham, pada awal Januari 2026. Langkah ini diambil Beckham untuk meredam spekulasi publik setelah sosok Brooklyn tidak terlihat dalam unggahan video rekap tahun 2025 milik keluarga tersebut.
Polemik bermula ketika akun media sosial resmi keluarga Beckham merilis kompilasi momen penting sepanjang tahun 2025. Warganet dengan cepat menyadari ketiadaan klip atau penyebutan nama Brooklyn dalam video tersebut, yang kemudian memicu rumor mengenai kerenggangan hubungan antara ayah dan anak itu.
Tegaskan Kebanggaan pada Sang PutraMenanggapi sorotan tajam warganet, David Beckham mengunggah pernyataan resmi melalui akun media sosial pribadinya. Ia menegaskan rasa bangga terhadap perjalanan karier dan kehidupan pribadi Brooklyn yang kini aktif sebagai fotografer dan kreator konten.
Dalam pesannya, Beckham menggarisbawahi bahwa ikatan keluarga tidak dapat diukur semata-mata dari sebuah unggahan video. Ia menekankan bahwa setiap keluarga memiliki dinamika internal, namun dukungan dan kasih sayang kepada Brooklyn tetap menjadi prioritas utama.
"Cinta keluarga tidak bisa diukur dari sebuah video atau posting," ungkap Beckham, menyiratkan bantahan atas rumor keretakan hubungan mereka.
Respons PublikTindakan cepat David Beckham ini menuai respons positif dari publik. Mayoritas penggemar mengapresiasi cara mantan pemain Manchester United tersebut dalam melindungi privasi dan mental putranya dari tekanan media. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kedewasaan dalam menghadapi sorotan internasional yang kerap menerpa keluarga selebritas tersebut.
Sebagai informasi, keluarga Beckham memang tidak pernah lepas dari perhatian global. Insiden ini kembali menegaskan posisi David sebagai figur ayah yang protektif di tengah kompleksitas kehidupan mereka sebagai figur publik. (Z-10)




