REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi memastikan pihaknya akan melakukan penyesuaian terhadap aturan batas free float saham pada tahun ini. Penyesuaian aturan batas free float saham memerlukan persiapan matang
“Secepatnya. Tahun ini ya, iya dong harus di tahun ini,” ujar Inarno dalam wawancara cegat seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2026 di Jakarta, Jumat.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- BEI Targetkan 50 Saham Baru dan 2 Juta Investor Tahun Ini
- IHSG Ditutup Menguat pada Hari Terakhir Perdagangan Saham 2025
- Investor Saham Tembus 20,2 Juta, Transaksi Harian Melonjak 40,5 Persen
Ia menjelaskan penyesuaian aturan batas free float saham memerlukan persiapan matang dan harus dilakukan secara bertahap, atau tidak bisa langsung dinaikkan ke batas yang tinggi.
“Namun, tentunya free float ini harus ada persiapan yang matang dan harus berjenjang. Tidak bisa langsung tinggi, misalnya 30 persen, itu tidak bisa, harus bertahap,” ujar Inarno.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut dia, seiring meningkatnya batas free float saham, maka semakin besar dana yang dibutuhkan untuk masuk ke pasar modal.
“Karena apa? Free float itu butuh pendanaan. Semakin tinggi free float-nya, maka semakin besar pendanaan yang harus disiapkan. Oleh karena itu, perlu sekali pendalaman pasar, termasuk di dalamnya penguatan sisi permintaan. Investor ritel kita sudah mencapai 20 juta lebih,” ujar Inarno.
Seiring dengan itu, OJK bersama BEI dan self-regulatory organization (SRO) akan terus memperkuat peran investor di pasar modal Indonesia, terutama investor institusi domestik.
“Peran investor institusi domestik itu sangat penting, sehingga terjadi keseimbangan antara investor ritel dan investor institusi domestik,” ujar Inarno.
Sebelumnya, Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah menyetujui usulan OJK terkait upaya menaikkan batas free float untuk continuous listing obligation dari saat ini sebesar 7,5 persen menjadi minimal 10 hingga 15 persen sesuai dengan nilai kapitalisasi pasar.
“Dilaksanakan dalam waktu yang dapat memberikan kesempatan penyesuaian bagi perusahaan tercatat,” ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie Othniel Frederic Palit.
Komisi XI DPR RI juga menyetujui OJK untuk menyusun kebijakan free float baru, di antaranya mencakup perhitungan jumlah saham free float pada saat pencatatan perdana yang hanya memperhitungkan saham yang ditawarkan kepada publik, dengan mengecualikan pemegang saham pra-initial public offering (IPO).



