Inilah Arti Sesungguhnya Taat kepada Allah

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kata taat merupakan serapan dari bahasa Arab yang berarti 'menemani' atau 'mengikuti.' Dalam perspektif keagamaan, hakikat taat ialah sikap dan tindakan yang tulus untuk mematuhi perintah Allah SWT dan Rasul-Nya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Kebalikan dari taat adalah maksiat. Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Tidak ada keharusan menaati perintah jika ia bermaksiat kepada Allah. Namun, keharusan taat itu berlaku dalam rangka berbuat kebaikan" (HR Bukhari dan Muslim).

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Keutamaan Autokritik
  • Bangkit Pascabanjir, Omzet Rumah Makan di Aceh Tamiang Berangsur Pulih
  • Aktivasi Akun Coretax Tembus 11,19 Juta hingga Awal Januari 2026

Sayyid Quthb dalam Fi Zhilal al-Qur'an menjelaskan, energi taat bersumber dari nilai-nilai tauhid. Karena itu, bagi seorang Muslim ketaatan haruslah berdasarkan rujukan Alquran. Yakni, taat kepada Allah, Rasulullah SAW, dan pemimpin atau ulil amri (QS an-Nisa'[4]: 58).

Beragama Islam tanpa dibarengi ketaatan adalah sia-sia. Said Hawwa berpendapat, tidak ada yang lebih penting dalam Islam selain tiga hal, yakni takwa, ibadah, dan taat.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Dua hal pertama ibarat dua sisi mata uang. Adapun taat merupakan kunci terlaksananya dua hal tersebut.

Rahmat yang dibawa Islam akan terasa bagi semua jika setiap Muslim berkomitmen untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Realisasi taat dapat diwujudkan dengan cara berjamaah, bersatu--bukan bercerai-berai apalagi saling berselisih.

"Tidak ada Islam tanpa berjamaah, sementara tidak ada jamaah tanpa ada kepemimpinan, dan tidak ada kepimpinan tanpa ketaatan." (HR ad-Darimi).

Dalam bermasyarakat dan bernegara, ketaatan pun merupakan kunci keberhasilan. Jika pemimpin mampu memberi keteladanan dalam ketaatan menegakkan hukum, misalnya, maka rakyat pun akan ikut mematuhi hukum. Hukum akan berwibawa, jauh dari fungsi sebagai alat kekuasaan.

Sebaliknya, jika pemimpin hanya menebar pesona, berjanji tanpa bukti, menginstruksikan ketaatan tanpa keteladanan, kepemimpinannya ibarat 'macan ompong'. Tidak akan efektif.

Tanda Allah mencintai

Ada beberapa tanda cinta Allah SWT yang patut dipahami.

Pertama, ilmu. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah maka Allah akan membuatnya paham tentang agamanya” (HR Bukhari dan Muslim).

Memahami agama (Islam) bukan hanya tentang pengetahuan dalil-dalil dari Alquran atau hadis, tetapi juga menghadirkan agama sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Dengan demikian, orang yang ahli di bidang kedokteran atau arsitektur, misalnya, jika ia menggunakan keahliannya untuk kemaslahatan dan kebaikan, sesuai dengan ketentuan Allah SWT dan Rasul-Nya, maka itu bagian dari pemahaman agama.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lega Hati Warga Aceh Tamiang: Dapat Huntara, Air Bersih Juga Mulai Normal
• 16 menit lalukumparan.com
thumb
Gubernur tegaskan tidak ada izin baru pembukaan kebun sawit di Papua
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Makin Membingungkan, Fakta Baru Soal Satu Keluarga Tewas di Warakas Terungkap, Polisi Temukan Dua Kondisi Ini di Tubuh Korban
• 16 menit lalutvonenews.com
thumb
21 KK penyintas banjir di Katapiang berharap segera pindah ke huntara
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Khofifah: Pesantren dan Ulama Perkuat Pembangunan di Jatim
• 8 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.