jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Riset & Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Demokrat Ahmad Khoirul Umam membantah tuduhan yang mengaitkan ketua majelis tinggi partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang ramainya isu ijazah palsu Jokowi.
Menurutnya, SBY tidak pernah terlibat di balik polemik tersebut.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Kelompok Pembawa Bendera GAM Dibubarkan, SBY Angkat Bicara, Tidak Tegas!
“Pak SBY sama sekali tidak terlibat dan tidak pernah berada di balik isu tersebut," kata Ahmad Khoirul Umam, Jumat (2/1).
Ahmad Khoirul Umam menilai tuduhan SBY sebagai dalang isu ijazah palsu Jokowi sebagai fitnah tidak berdasar.
BACA JUGA: Gelar Perkara Khusus Diharapkan Bisa Percepat Penyelesaian Kasus Ijazah Jokowi
Sebab, SBY selama ini tidak bergitu aktif di media sosial dan memiliki hubungan baik dengan Jokowi
"Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi berjalan baik. Pak SBY sendiri saat ini tidak aktif dalam politik praktis, beliau fokus pada aktivitas sosial, seni dan olah raga,” lanjutnya
BACA JUGA: SBY Komentari Penanganan Bencana Sumatra, Begini Kalimatnya
Selanjutnya Umam menuturkan fitnah terhadap SBY itu ramai di media sosial dan disebarkan secara masif oleh akun-akun anonim.
Dia merasa fitnah itu memiliki pola berulang, sehingga diduga terkoordinasi dan berpotensi membentuk persepsi publik.
“Disinformasi semacam ini bukan sekadar menyerang reputasi personal, tetapi juga merusak ruang publik dan kualitas demokrasi,” ucapnya.
Oleh sebab itu, Umam menilai sikap tegas diperlukan agar kebohongan tidak dibiarkan menjadi kebenaran baru terkait isu SBY.
"Diam terhadap fitnah berisiko dianggap sebagai pembenaran. Pembiaran juga menciptakan preseden buruk, di mana politik fitnah bisa dianggap menjadi hal yang dinormalisasi,” tutupnya. (ast/jpnn)
Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Aristo Setiawan



