IHSG Semakin Kuat, OJK Optimistis Pasar Modal Jadi Pendorong Ekonomi 2026

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

OJK terus mendorong peningkatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait yang dapat memperbesar peran Pasar Modal Indonesia.

IHSG Semakin Kuat, OJK Optimistis Pasar Modal Jadi Pendorong Ekonomi 2026. (Foto: Doc. MNC Group)

IDXChannel – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pasar modal Indonesia untuk semakin berperan strategis dalam mendukung agenda prioritas pemerintah, melalui peningkatan integritas pasar, pendalaman likuiditas, penguatan basis investor institusi, serta percepatan pembangunan ekosistem bursa karbon yang kredibel dan berstandar internasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, menyampaikan bahwa OJK terus mendorong peningkatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait yang dapat memperbesar peran Pasar Modal Indonesia sebagai sumber pendanaan utama bagi perusahaan emiten dan juga menjadikan sektor jasa keuangan sebagai motor pertumbuhan perekonomian yang kuat secara menyeluruh.

Baca Juga:
OJK Sebut Industri Perbankan Tak Lepas dari Disrupsi Digital

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga sinergitas dan kolaborasi di antara seluruh pemangku kepentingan. Sinergi dan kolaborasi Komite Kebijakan Sektor Keuangan KSSK tentu menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan peran sektor keuangan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional," kata Mahendra, dalam sambutannya pada Pembukaan Perdagangan Perdana Bursa Efek Indonesia Tahun 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/1/2026).

Selaras dengan momentum pemulihan dan ekspansi ekonomi nasional, Pasar Modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada pada level 8.646,94 poin, menguat 22,13 persen secara year to date (ytd) dan mencatatkan beberapa kali all time high sepanjang tahun 2025. 

Baca Juga:
Porsi Investor Ritel Naik Tajam, OJK Tekankan Pentingnya Aspek Perlindungan

Setelah mengalami net sell di awal 2025, investor non-residen kembali mencatatkan net buy di Semester II-2025 sebesar Rp36,23 triliun, mencerminkan pulihnya kepercayaan terhadap prospek ekonomi nasional dan kinerja korporasi.

“Meski demikian, OJK menilai masih terdapat ruang penguatan, terutama pada kinerja indeks LQ45 yang tumbuh 2,41 persen, serta kontribusi pasar saham terhadap PDB yang mencapai 72 persen, namun masih berada di bawah negara kawasan seperti India (140 persen), Thailand (101 persen), dan Malaysia (97 persen). Selain itu, porsi transaksi investor ritel yang meningkat dari 38 persen di akhir 2024 menjadi 50 persen di 2025, mempertegas urgensi penguatan perlindungan investor dari praktik transaksi tidak wajar dan manipulasi pasar,” lanjutnya.

Baca Juga:
BEI dan OJK Matangkan Penyesuaian Batas Minimum Free Float, Ditargetkan Tuntas di 2026

Adapun dari sisi penghimpunan dana, lanjutnya, hingga 31 Desember 2025 tercatat 215 Penawaran Umum dengan total nilai Rp275 triliun, termasuk 18 emiten baru dengan nilai IPO Rp14,41 triliun. Rerata nilai transaksi harian juga meningkat menjadi Rp18,1 triliun, dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp12,9 triliun, seiring pertumbuhan Single Investor Identification (SID) yang mencapai 20,2 juta SID atau meningkat 36 persen secara ytd, dengan dominasi investor berusia di bawah 40 tahun.

OJK menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi industri dalam mewujudkan Pasar Modal Indonesia yang likuid, efisien, transparan, berintegritas, dan berdaya saing global, sekaligus menjadi pilar pembiayaan pertumbuhan ekonomi, pembangunan berkelanjutan, dan ekonomi hijau nasional.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Insanul Fahmi Bilang I Love You ke Wardatina Mawa dan Inara Rusli, Marion Jola Ikut Geram : Tau Diri!
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Arus Lalu Lintas Kembali Menuju Jabotabek Pada H+2 Natal 2025 Mulai Meningkat
• 12 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Sah! Agak Laen 2 Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa
• 26 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Menebak Peta Jalan Pertambangan Nikel di Tengah Protes Warga Terdampak
• 7 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.