Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Dinas SDA DKI Jakarta membangun sistem tata air bawah tanah sepanjang 1,4 km di Fatmawati-H. Nawi untuk solusi banjir.
  • Proyek menggunakan metode pipe jacking yang bertujuan mengalihkan debit air ke arah barat menuju Kali Grogol.
  • Pelaksanaan konstruksi berlangsung dari September 2025 hingga Desember 2026, menyebabkan penyempitan jalur lalu lintas di lokasi kerja.

Suara.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta resmi memulai proyek besar pembangunan sistem tata air di kawasan Fatmawati hingga Jalan H. Nawi Raya.

Proyek infrastruktur ini digadang-gadang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan elit Jakarta Selatan tersebut.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengungkapkan bahwa pembangunan ini akan menggunakan metode jacking atau saluran bawah tanah.

"Pembangunan sistem tata air kawasan Fatmawati di Jl. H. Nawi Raya dilaksanakan dengan sistem jacking yang bertujuan untuk penanganan genangan yang sering terjadi saat hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi di Jl. Fatmawati Raya simpang Jl. H. Nawi Raya - ITC Fatmawati," ujar Ika dalam keterangan tertulis, Jumat (2/1/2026). 

Nantinya, debit air yang biasanya menumpuk di Saluran Penghubung Madrasah dan Darmawangsa akan dikurangi bebannya dengan dialihkan ke arah barat.

Ika menjelaskan bahwa strategi pemecahan arus air ini vital untuk mengurangi luapan air di titik-titik rawan genangan.

"Aliran baru menuju Kali Grogol dialihkan menggunakan saluran bawah tanah (pipe jacking)," jelasnya.

Namun, warga yang biasa melintas di area tersebut harus bersiap menghadapi potensi kemacetan karena pengerjaan proyek akan memakan waktu cukup panjang.

Total panjang saluran bawah tanah yang akan dibangun mencapai 1,4 kilometer dan akan melintasi sejumlah titik krusial mulai dari Jalan Fatmawati Raya hingga Jalan Margaguna.

Baca Juga: Bukan Dibunuh! Polisi Ungkap Fakta di Balik Pria Tewas Bersimbah Darah di Toilet ITC Fatmawati

"Jangka waktu pelaksanaan dimulai dari 15 September 2025 sampai dengan 15 Desember 2026," papar Ika.

Tahap awal pengerjaan akan difokuskan pada bagian hilir di Jalan Margaguna sisi utara Pondok Indah Mall 1 yang mencakup Pit 12 hingga Pit 10.

Dampak konstruksi pada tahap awal ini dipastikan akan memakan sebagian badan jalan sehingga penyempitan jalur tidak dapat dihindarkan.

"Selama pekerjaan pada 3 Pit di atas, kondisi jalan yang semula 2 lajur akan menjadi 1 lajur," kata Ika.

Pengerjaan Pit 12 (Jembatan Kali Grogol Margaguna) dimulai dari 6 November 2025 dan diperkirakan selesai 19 April 2026. 

Sedang untuk pengerjaan Pit 11 (Depan Pom Bensin Margaguna) dimulai 6 November 2025 dan diperkirakan selesai 23 Maret 2026. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Guncang Awal 2026: Chelsea Kena Tolak, Manchester United Susun Skenario Jual Bruno Fernandes
• 20 menit laluviva.co.id
thumb
Arah Sektor Keuangan 2026: Akankah LPS Sesuaikan Tingkat Bunga Penjaminan?
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Malaysia Open 2026: Ganda Putra Tuan Rumah Antisipasi Ancaman Indonesia
• 19 jam lalugenpi.co
thumb
Purbaya Ungkap Sentimen Penopang IHSG Tembus ke Level 10.000 di 2026
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
 Kisah Inspiratif: Mencari Lawan untuk Berlari
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.