Menyalakan Harapan dari Sebuah Lampu: Jejak AZKO Membangun Gaya Hidup Berkelanjutan Indonesia

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Cahaya lampu tak lagi sekadar menerangi ruang. Ia menentukan ritme hidup sebuah keluarga, menjadi teman setia anak-anak saat belajar di malam hari, sekaligus simbol sederhana dari harapan akan kehidupan yang lebih layak.

Namun bagi sebagian wilayah di Indonesia, pencahayaan yang aman dan efisien masih menjadi kemewahan.

Berangkat dari kesadaran itulah, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AZKO) menyalakan komitmen keberlanjutan yang dimulai dari seberkas cahaya lampu LED di rumah dan fasilitas publik, hingga pengembangan produk smart home yang lebih hemat energi.

Bagi AZKO, keberlanjutan bukan slogan korporasi, melainkan perjalanan panjang untuk menjaga hari ini tanpa mengorbankan masa depan.

Di tengah laju konsumsi modern, Indonesia menghadapi dua persoalan besar yakni keterbatasan akses energi yang efisien dan meningkatnya tumpukan limbah, terutama limbah elektronik dan rumah tangga.

Di titik temu persoalan inilah AZKO memilih mengambil peran yang lebih bermakna, menghadirkan solusi yang menyentuh sisi sosial sekaligus lingkungan.

General Marketing Manager PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Yoelius Saputra, menegaskan bahwa dunia usaha memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan nilai bersama.

“Kami percaya bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang relevan dengan masa depan. Pertumbuhan perusahaan harus sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat serta upaya menjaga lingkungan,” ujarnya, Jumat, 2 Januari.

Cahaya yang Menghidupkan Harapan
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program AZKO Berbagi Cahaya, sebuah inisiatif yang sejak 2017 berfokus pada penyaluran lampu LED hemat energi.

Hingga kini, program ini telah menjangkau 30 kota dan menyalurkan lebih dari 10.000 lampu LED ke sekitar 50 fasilitas publik, mulai dari sekolah hingga rumah ibadah.

Dampaknya terasa nyata. Rumah menjadi lebih aman, ruang belajar lebih nyaman, dan anak-anak memiliki kesempatan belajar yang lebih baik. Cahaya, dalam konteks ini, menjadi medium perubahan.

“Cahaya bukan hanya soal terang. Cahaya adalah tentang rasa aman, kesempatan anak-anak untuk belajar lebih baik, dan kualitas hidup yang meningkat. Dari satu lampu, kami berharap lahir banyak harapan,” tutur Yoelius.

Ke depan, AZKO menargetkan penyaluran 150.000 lampu LED hingga 2030, menjangkau 30.000 rumah, 300 sekolah, dan 300 fasilitas publik di 80 kota. Dari sisi lingkungan, program ini diproyeksikan mampu menekan konsumsi energi hingga 73,8 juta kWh serta menghindari emisi sekitar 64.206 ton karbondioksida, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Dari Sampah Menjadi Kesadaran
Namun perjalanan keberlanjutan AZKO tidak berhenti pada pencahayaan. Di balik kenyamanan hidup modern, limbah elektronik terus bertambah, diam-diam menjadi ancaman serius bagi lingkungan.

Melalui program BISA BAIK dengan AZKO, perusahaan menyediakan dropbox limbah elektronik di toko-tokonya sejak 2023. Hingga November 2025, program ini telah mengumpulkan sekitar 5,4 ton sampah elektronik dari 18 kota.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat. Ketika sebuah perangkat sudah tidak terpakai, tanggung jawab kita belum selesai. Di situlah BISA BAIK hadir, untuk membantu masyarakat mengambil langkah yang benar,” ungkap Yoelius.

Produk yang Mengubah Kebiasaan
Upaya pengurangan limbah juga diperkuat melalui inovasi produk ramah lingkungan. Untuk menekan limbah sekali pakai, AZKO menghadirkan baterai isi ulang, seperti KRISBOW Rechargeable Battery AA 2500 mAh, yang dapat digunakan berulang kali.

Di sektor pengelolaan sampah rumah tangga, AZKO memperkenalkan mesin kompos dapur otomatis KLAZ, yang mampu mengolah sampah organik menjadi kompos kering sehingga mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

Sementara itu, untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, AZKO menawarkan produk seperti Astonish pembersih serbaguna, yang diformulasikan dengan bahan lebih ramah lingkungan dibandingkan pembersih konvensional.

“Kami ingin memberi alternatif nyata bagi keluarga yang ingin memulai transisi menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan,” jelas Yoelius.

Menuju 2030: Rumah Pintar, Energi Lebih Hemat
Seluruh langkah tersebut dirajut dalam Sustainability Ambitions 2030. AZKO menargetkan peningkatan 20 persen portofolio produk ramah lingkungan hingga 2030, sekaligus memperluas pengembangan produk smart home yang mendukung efisiensi energi.

Melalui produk SYNC by KRISBOW, konsumen dapat mengoptimalkan penggunaan listrik lewat fitur otomatisasi, pengaturan waktu, manajemen skenario, dan kontrol jarak jauh, mengurangi pemborosan energi tanpa mengorbankan kenyamanan.

“Ke depan, kami tidak hanya menambah jumlah produk ramah lingkungan, tetapi memastikan produk tersebut relevan dengan gaya hidup masa kini dan benar-benar berkontribusi pada keberlanjutan,” tegas Yoelius.

Menjaga Api Harapan Tetap Menyala
Konsistensi AZKO mengantarkannya meraih berbagai penghargaan, termasuk Anugerah Ekonomi Hijau 2025 dan Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2025. Namun bagi AZKO, pengakuan bukanlah garis akhir.

“Perjalanan keberlanjutan masih panjang dan membutuhkan kolaborasi luas,” kata Yoelius.

Salah seorang pengusaha di Kota Makassar, Raisza Makis, mengaku menggunakan sejumlah produk AZKO untuk menunjang kebutuhan rumah tangganya. Produk tersebut dinilai memiliki kualitas tinggi dengan teknologi yang mampu memberikan hasil kebersihan maksimal.

Raiza mengungkapkan, beberapa perabot rumah tangga di kediamannya berasal dari AZKO. Mulai dari lampu hingga perangkat penyedot debu atau vacuum cleaner.

Ia menilai, teknologi yang dihadirkan produk dari AZKO menjadi salah satu alasan utama dirinya memilih produk tersebut.

“Seperti lampu dan vacuum yang saya gunakan di rumah, karena saya melihat teknologi yang digunakan itu sangat bagus dalam menyerap debu. Jadi rumah terasa jauh lebih bersih kalau menggunakan vacuum dari AZKO,” ungkap Raisza.

Ia secara khusus terkesan dengan fitur Vacuum Power Brush yang dinilainya mampu membersihkan debu dan kotoran secara menyeluruh. Teknologi tersebut memungkinkan pembersihan hingga ke serat terdalam permukaan, sehingga hasil kebersihan yang didapatkan lebih optimal.

“Debu dan kotoran bisa terangkat sampai ke bagian terdalam, jadi hasilnya benar-benar bersih maksimal,” tambahnya, Jumat, 2 Januari. (fit)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Mobil Lexus Berpelat RI 25 Serobot Antrean Gerbang Tol Cilandak
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Pesona musim dingin: Gaya seru 6 seleb Tanah Air liburan akhir tahun 2025 ke Negeri Ginseng
• 12 jam lalubrilio.net
thumb
Bikin Ducati Ketar-ketir, Jack Miller Sebut Yamaha M1 Punya Potensi Besar
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Boy William Gelar The Royal Academy, Permainan Tidak Masuk Akal
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
LPSK Nilai KUHAP Baru Perkuat Peran Perlindungan Saksi dan Korban
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.