Jakarta, VIVA – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih menunggu konfirmasi terkait video di media sosial yang memperlihatkan sebuah mobil berpelat RI 25 terlihat menyelak antrean di gerbang Tol Cilandak.
"Untuk peristiwa tersebut kita masih menunggu konfirmasi dari instansi terkait benar tidaknya kendaraan tersebut itu milik atau dikuasai instansi tersebut," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dono Vernandie dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan telah memonitor kendaraan tersebut yang menggunakan NRKB STNK/TNKB dengan kode registrasi RI.
"Terkait NRKB STNK/TNKB yang terpasang di mobil mewah Lexus dengan kode registrasi RI 25 palsu atau asli dapat dikonfirmasi ke instansi terkait apakah memiliki kendaraan tersebut," katanya.
Dia mengatakan gardu Tol Cilandak Utama 2 saat ini tidak ada transaksi pembayaran tol, namun situasi jalan sudah terdapat lajur yang dulunya digunakan sebagai gerbang tol yang ada transaksinya.
"Dengan demikian melihat situasi yang sekarang, maka kendaraan yang keluar dari Tol Depok-Antasari sudah ada lajur ketika melintas gardu tol tersebut, dengan demikian perilaku pengemudi adalah tidak tertib," kata Dhanar.
Semestinya, kata dia, setiap kendaraan mengikuti antrean yang teratur tidak menyerobot kendaraan lain karena situasi jalan yang sempit ketika melintas gardu tol tersebut.
Dhanar juga menyebutkan narasi bahwa kejadian terjadi pada Senin 29 Desember adalah tidak benar karena pemeriksaan CCTV ditanggal tersebut tidak ditemukan adanya kepadatan lalu lintas dan tidak ditemukan kendaraan yang ada di video tersebut.
Sebelumnya sebuah video yang diunggah di media sosial Instagram melalui akun @62dailydose memperlihatkan sebuah mobil Lexus berwarna putih terlihat menyelak atau menyerobot antrean di gerbang Tol Cilandak
"Diduga mobil milik Menteri Kebudayaan main potong pemobil lain," tulis akun tersebut.




