Penulis: Tio Furqan Pratama
TVRINews, Padang
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kota Padang sejak Jumat 2 Januari 2026 dini hari memicu banjir di sejumlah titik.
Salah satu dampak terparah dilaporkan terjadi di Jalan DPR Ujung, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, yang mengakibatkan warga terjebak di dalam rumah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap satu keluarga yang terjebak luapan air di Gang Babussalam 1, RT 04 RW 08.
Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan, proses penyelamatan dilakukan menggunakan perahu karet sekitar pukul 14.30 WIB.
Di bawah komando langsung Kalaksa dan Kabid KL BPBD Kota Padang, tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) berhasil menyelamatkan tiga orang anggota keluarga. Mereka adalah Syafrizal (56), Neneng Sumarni (47), dan seorang anak bernama Muhammad Gibran (9).
"Anggota di lapangan telah mengevakuasi tiga warga menggunakan perahu karet. Saat ini, para korban sudah dibawa oleh pihak keluarga ke lokasi yang lebih aman di kawasan Taruko 1," ujarnya pada Jumat sore, 2 Januari 2026.
Aksi tanggap darurat ini mendapat perhatian serius dari jajaran pemerintah daerah. Di lokasi kejadian, tampak hadir Ketua DPRD Kota Padang bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang untuk memantau langsung proses penanganan warga terdampak.
Selain BPBD, unsur gabungan dari Camat, Lurah, BKO Satpol PP, Kelompok Siaga Bencana (KSB), hingga masyarakat setempat turut bahu membahu di lokasi banjir.
Editor: Redaktur TVRINews





