PEMALANG, iNews.id - Identitas pendaki hilang sejak 6 hari di Gunung Slamet akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Safiya Ridan Ali Razan atau Syafiq Ridhan Ali Razan (18) warga Magelang, Jawa Tengah.
Di dilaporkan tidak kembali sejak Minggu (28/12/2025) malam. Hingga Jumat (2/1/2026) atau selama 6 hari terakhir, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sejumlah titik rawan di lereng hingga puncak Gunung Slamet.
Safiya Ridan Ali Razan awalnya mendaki bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (27/12/2025). Keduanya merencanakan pendakian sistem tektok atau naik dan turun tanpa menginap.
Namun hingga Minggu malam, keduanya tidak kembali ke basecamp. Pengelola basecamp kemudian melakukan pengecekan jalur pendakian Gunung Slamet.
Pada Senin (29/12/2025) pagi, tim basecamp menemukan Himawan di sekitar Pos 9 atau sekitar 100 meter dari puncak Gunung Slamet. Saat ditemukan, Himawan dalam kondisi lemas dan mengalami cedera pada bagian kaki.
Himawan kemudian dievakuasi ke basecamp untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan keterangannya kepada tim SAR, rekannya sempat turun lebih dahulu untuk mencari bantuan.
Hingga kini, Safiya Ridan Ali Razan belum ditemukan. Perkiraan koordinat terakhir pendaki hilang ini berada di elevasi sekitar 2.821 meter di atas permukaan laut.
Kepala Pelaksana BPBD Pemalang, Andri Adi, mengatakan pencarian tetap dilakukan meski terkendala cuaca ekstrem.
“Meski cuaca tidak bersahabat, apel dan penerjunan personel pencarian tetap dilaksanakan,” ujar Andri, Jumat (2/1/2026).
Perwakilan Tim SAR Dipajaya, Slamet Riyadi, menyebut hujan lebat, angin kencang, dan badai menjadi kendala utama di lapangan.
“Kami sudah beberapa kali melakukan penyisiran, namun selalu terkendala cuaca. Hingga saat ini hasil pencarian masih nihil,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, mengatakan regu SAR gabungan terus bergantian melakukan pencarian di jalur pendakian.
“Kami mohon doa dari semua pihak agar survivor segera ditemukan. Tim hari ini kembali naik dan berharap cuaca mendukung,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian pendaki hilang 6 hari di Gunung Slamet masih berlangsung dengan melibatkan Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan unsur terkait lainnya.
Original Article




