Jakarta, IDN Times – Presiden China Xi Jinping menegaskan kembali tekad Beijing untuk menyatukan China daratan dengan Taiwan dalam pidato Tahun Baru dari Beijing pada Rabu (31/12/2025) malam. Pernyataan itu muncul tak lama setelah rangkaian latihan militer besar China di sekitar Taiwan dinyatakan selesai.
Dalam pidato tersebut, Xi menekankan pandangan Beijing soal masa depan hubungan lintas selat.
“Penyatuan kembali tanah air kita, sebuah tren zaman, tidak dapat dihentikan. Rekan-rekan senegaranya di kedua sisi Selat Taiwan terikat oleh ikatan darah yang lebih tebal dari air,” kata Xi, dikutip dari New York Post.
Selama ini, China memandang Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayahnya. Beijing juga berulang kali menegaskan kesiapan menggunakan kekuatan militer jika diperlukan. Di sisi lain, intelijen Amerika Serikat (AS) menyuarakan kekhawatiran atas pesatnya kemajuan kemampuan militer China yang dinilai memungkinkan operasi serangan dilakukan kapan saja sesuai keputusan Xi.



