Bantah Jalani Pemeriksaan MRI, Kesehatan Donald Trump Dipertanyakan

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Kondisi kesehatan presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali jadi sorotan. Jika selama beberapa bulan belakangan dirinya menyatakan menjalani pemeriksaan MRI. 

Namun awal tahun ini Trump menyebut bahwa dirinya tak pernah menjalani hal tersebut. Diungkap kepala negara Amerika Serikat itu ia menjalani jenis screening lain. 

Baca Juga :
Keuntungan Investasi Bitcoin Diprediksi Kalahkan Saham dan Emas di 2026, Kok Bisa?
Dukun-dukun di Peru Ramal Donald Trump Akan Sakit Keras di Tahun Ini

"Itu bukan MRI. Pemeriksaannya tidak sampai MRI. Itu hanya screening,” ujar Trump kepada The Wall Street Journal (WSJ) saat menanggapi berbagai kekhawatiran soal kesehatannya yang mencuat selama masa jabatan keduanya.

Sementara itu dokter kepresidenan, Kapten Angkatan Laut Sean Barbabella, membenarkan kepada WSJ bahwa Trump sebenarnya menjalani CT scan. CT scan merupakan metode yang lebih cepat dan umum digunakan untuk menghasilkan gambaran detail bagian dalam tubuh.

MRI membutuhkan waktu lebih lama dan lebih efektif untuk memeriksa jaringan lunak. Barbabella menjelaskan, awalnya dokter memberi tahu Trump bahwa mereka akan melakukan MRI atau CT scan dalam pemeriksaan tersebut. Namun pada akhirnya kepala negara tersebut memilih CT scan. 

Ia mengatakan pemeriksaan itu dilakukan untuk benar-benar memastikan tidak ada masalah kardiovaskular dan hasilnya tidak menunjukkan kelainan apa pun.

Usai pemeriksaan kesehatan Trump pada Oktober, Barbabella dan juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt sempat menyebut pemeriksaan tersebut sebagai screening lanjutan tanpa menjelaskan secara rinci jenis screening yang dimaksud.

Namun pada akhir Oktober lalu, Trump mengatakan kepada wartawan saat dalam penerbangan menuju Tokyo bahwa pencitraan lanjutan itu adalah MRI. 

"Benar, saya menjalani MRI. Hasilnya sempurna,” kata Trump kala itu.

Setelah terus didesak untuk memberikan penjelasan lebih detail, pada Desember Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak tahu bagian tubuh mana yang diperiksa dengan MRI. 

"Itu hanya MRI. Bagian tubuh apa? Bukan otak, karena saya menjalani tes kognitif dan hasilnya sangat baik," kata dia. 

Namun ternyata bukan hanya soal bagian tubuh yang membuat Trump ragu. Leavitt juga tidak menjelaskan mengapa presiden tidak meluruskan klaim soal MRI tersebut sejak awal.

Trump mengungkapkan bahwa kini ia menyesal telah menjalani CT scan. 

Baca Juga :
Trump Geram Serangan Drone ke Kediaman Putin: Lampaui Batas
Sindir PBB, Trump: AS Kini Jadi Penentu Perdamaian Dunia
Trump: AS Lancarkan Serangan ke ISIS di Nigeria

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Resolusi Berkelas Emil Audero Mulyadi pada 2026: Naik Level!
• 14 jam lalubola.com
thumb
TKA 2025: Mencetak Angka atau Memerdekakan Nalar yang Rapuh?
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
KUHP Baru, Yusril Tegaskan Kasus Seks di Luar Nikah Bersifat Delik Aduan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Polda Metro Usut Teror Bangkai Ayam dan Molotov di Rumah Dj Donny
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemen PU Percepat Pemulihan Irigasi Jambo Aye Pascabencana
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.