Wali Kota Tangsel: TPA Cipeucang Akan Ditutup Total

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pa cipeucangTANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyebut, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang akan ditutup total dan tidak lagi menerima sampah baru.

Penutupan tersebut dilakukan seiring pengalihan pengelolaan sampah Kota Tangsel ke sejumlah daerah lain melalui kerja sama antarpemerintah daerah dan pihak swasta.

“TPA Cipeucang akan ditutup total. Karena kita sudah tidak buang sampah ke sana lagi,” ujar Benyamin dalam keterangan tertulis, Jumat (2/1/2026).

Baca juga: Sampah Berlebih dari Tangsel Mulai Dikirim ke Serang Bulan Ini

Sebagai gantinya, pengolahan sampah di wilayah Tangsel akan dialihkan ke fasilitas pengelolaan sampah di Lulut Nambo, Cibinong, dengan kapasitas 20 ton per hari, serta ke pihak swasta berizin di Cilengsi, dengan kapasitas sekitar 200 ton per hari.

Selain itu, Pemkot Tangsel juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Serang untuk pengelolaan sampah di TPA Cilowong dengan kapasitas sekitar 500 ton per hari.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=sampah, Tangsel, TPA Cipeucang, krisis sampah, tpa cipeucang ditutup, tangsel darurat sampah, krisis sampah tangsel&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8yMzEwMTUwMS93YWxpLWtvdGEtdGFuZ3NlbC10cGEtY2lwZXVjYW5nLWFrYW4tZGl0dXR1cC10b3RhbA==&q=Wali Kota Tangsel: TPA Cipeucang Akan Ditutup Total§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

“Dengan kondisi ini maka Cipeucang tidak lagi akan menjadi TPA seperti sebelumnya,” kata dia.

Untuk rencana ke depannya, TPA Cipeucang akan ditata ulang dan tidak lagi difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah.

Rencananya kawasan TPA Cipeucang akan dijadikan ruang terbuka yang bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Salah satunya adalah membangun Materials Recovery Facility (MRF) untuk memilah sampah yang ada di TPA Cipeucang saat ini.

“Dengan sentuhan teknologi, nanti Cipeucang akan kita jadikan ruang terbuka untuk jangka panjang dan bermanfaat untuk masyarakat,” kata dia.

Baca juga: Warga Terdampak TPA Cipeucang Dapat Kompensasi Rp 250.000 per Bulan Mulai 2026

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Diketahui, rencana pembangunan MRF di kawasan Cipeucang akan dilakukan pada tahun ini, 2026. Namun Benyamin belum menentukan tanggal pastinya terkait rencana tersebut.

Nantinya melalui MRF, sampah tersebut akan dipilih dan diolah menjadi refuse derived fuel (RDF), dengan melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPRD Balangan Desak PDAM Gratiskan Layanan Air Bagi Warga Terdampak Banjir Selama Sebulan
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Bocor! Arsenal Coba Bajak Bintang Real Madrid Januari Ini Demi Ambisi Juara Liga Inggris
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru per 2 Januari 2025
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bulog tambah gudang kapasitas dua juta ton sambut panen awal 2026
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Transaksi Bursa Komoditi Indonesia Tembus Rp 42.867 Triliun Sepanjang 2025
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.