Warga Gaza: Pembatasan Organisasi Bantuan Berujung Bencana

idntimes.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Keresahan dirasakan oleh para pengungsi Palestina di Gaza usai Israel mengumumkan akan melarang puluhan organisasi kemanusiaan beroperasi di wilayah tersebut. Mereka menilai langkah ini akan semakin memperparah krisis kemanusiaan di Gaza, yang telah hancur akibat 2 tahun perang.

"Ke mana kami harus pergi? Kami tidak punya penghasilan, tidak punya uang. Hanya beberapa pos medis yang tersisa. Hal ini membuat situasi menjadi sangat sulit dan akan menimbulkan bencana bagi mereka yang terluka dan cedera. Bahkan orang biasa yang datang berobat akan menghadapi kesulitan yang berat," keluh Siraj al-Masri, seorang pengungsi di Khan Younis, kepada Al Jazeera.

Warga Gaza lainnya, Ramzi Abu al-Neel, memperkirakan jumlah kematian akan meningkat jika organisasi-organisasi yang selama ini menyediakan bantuan dan layanan penyelamat jiwa tidak lagi hadir di wilayah tersebut.

“Bahkan dengan kehadiran organisasi kemanusiaan, situasinya sudah tragis. Jika dukungan dan kehadiran mereka dilarang, hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi. Banyak anak akan meninggal, nyawa akan hancur, dan banyak keluarga akan terdampak parah akibat keputusan ini,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Identitas Pendaki Hilang 6 Hari di Gunung Slamet, Safiya Ridan asal Magelang
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Bukan Adu Unggul, Tukang Jahit Keliling dan Toko Jahit Saling Melengkapi
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Relawan PLN pulihkan instalasi listrik di 15 masjid terdampak di Aceh
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Punya Tren Oke Lawan Klub Thailand, Frans Putros Pede Persib Bisa Bungkam Ratchaburi FC pada 16 Besar ACL 2
• 7 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.