Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Kantor Pertolongan dan Pencarian (SAR) Padang, Sumatera Barat, mengerahkan sejumlah personel untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Kota Padang, Jumat, 2 Januari 2026.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan proses evakuasi masih terus dilakukan menggunakan perahu karet guna menjangkau warga di kawasan yang terendam banjir.
“Proses evakuasi terus dilakukan bagi warga yang terjebak musibah banjir di Padang menggunakan perahu karet,” kata Abdul Malik kepada wartawan, dikutip Sabtu, 3 Januari 2025.
Salah satu lokasi evakuasi berada di kawasan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo Kota Padang, Tim SAR menyasar permukiman warga yang terendam dengan ketinggian air cukup signifikan.
Menurut Abdul Malik, personel harus mendatangi rumah warga satu per satu karena akses jalan tidak dapat dilalui. Ia menjelaskan, proses evakuasi berlangsung cukup dramatis lantaran warga tidak dapat keluar rumah akibat tingginya genangan air di lingkungan permukiman.
Warga terpaksa bertahan di dalam rumah karena tidak memungkinkan menembus genangan air yang berpotensi mengancam keselamatan. Setelah berhasil dievakuasi, warga langsung dibawa ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari risiko lanjutan akibat banjir.
“Setelah dievakuasi dari rumah, warga tersebut langsung dibawa oleh personel ke tempat yang lebih aman,” ujar Abdul Malik.
Editor: Redaktur TVRINews





