Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez akan memasuki MotoGP 2026 dengan status unggulan utama juara dunia, menyusul performa luar biasa bersama Ducati pada musim 2025.
Dominasinya musim lalu mengukuhkan kembali posisinya sebagai salah satu pebalap terbaik sepanjang sejarah MotoGP.
- Ducati Corse
Pada usia 32 tahun, Marquez meraih 11 kemenangan grand prix dan 14 kemenangan sprint race sepanjang 2025.
Hasil tersebut mengantarkannya pada gelar juara dunia ketujuh di kelas utama dan gelar kesembilan sepanjang kariernya di semua kelas.
Gelar tersebut diraih enam tahun setelah terakhir kali ia menjadi juara dunia pada 2019, sekaligus menjadi titik balik besar setelah cedera parah lengan kanan yang dialaminya pada Grand Prix Spanyol 2020.
Dengan pencapaian ini, Marquez kini sejajar dengan Valentino Rossi dalam jumlah gelar juara dunia. Keduanya sama-sama mengoleksi tujuh gelar MotoGP, satu gelar di kelas Moto2/250 cc, dan satu gelar di kelas 125 cc.
Menariknya, pencapaian Marquez ini datang tepat satu dekade setelah konflik panasnya dengan Rossi pada akhir musim 2015.
Saat ini, hanya Giacomo Agostini yang memiliki gelar juara kelas utama lebih banyak, yakni delapan titel.
Menatap musim 2026, Marquez berpeluang melampaui sejumlah rekor milik Rossi.
- Cadenaser.com
Dalam total kemenangan grand prix di semua kelas, Rossi masih unggul dengan 115 kemenangan, sementara Marquez mengoleksi 99 kemenangan.
Untuk menyamai rekor tersebut, Marquez harus memenangkan 16 dari 22 seri pada musim 2026.
Di kelas MotoGP saja, Rossi masih memimpin dengan 89 kemenangan, sedangkan Marquez berada di posisi kedua dengan 73 kemenangan.
Marquez bisa menyamai catatan tersebut dengan 16 kemenangan dan melampauinya jika mampu meraih 17 kemenangan dalam satu musim.
Jika Marquez kembali menjadi juara dunia bersama Ducati pada 2026, ia akan mencetak rekor sebagai juara dunia berturut-turut tertua di MotoGP.
Rekor tersebut saat ini masih dipegang Rossi, yang meraih gelar pada 2008 dan 2009 saat berusia 29 dan 30 tahun. Marquez sendiri kini sudah menjadi juara dunia tertua MotoGP pada usia 32 tahun.



