JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 12 miliar untuk menangani dan memperbaiki cagar budaya di wilayah Sumatera yang mengalami kerusakan akibat bencana alam.
Ia menjelaskan, cagar budaya yang terdampak mencakup berbagai jenis situs, mulai dari makam, museum, hingga rumah adat yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya.
"Kita anggarkan sampai Rp 12 miliar lah kalau tidak salah ya karena memang sebagian besar rusaknya kecil, ringan maksudnya," jelasnya saat ditemui di Komplek Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2026).
Baca juga: Biskita Transpakuan Bogor Kembali Beroperasi Hari Ini, tapi Baru di Koridor 2
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah cagar budaya yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.
Salah satu yang menjadi perhatian pemerintah adalah situs cagar budaya di Lembah Anai, Sumatera Barat.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=cagar budaya, fadli zon, jembatan kereta api lembah anai&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMy8xNDA0NDEzMS9wZW1lcmludGFoLXNpYXBrYW4tcnAtMTItbWlsaWFyLXBlcmJhaWtpLWNhZ2FyLWJ1ZGF5YS1kaS1zdW1hdGVyYS15YW5n&q=Pemerintah Siapkan Rp 12 Miliar Perbaiki Cagar Budaya di Sumatera yang Terdampak Bencana§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `"Nah kemudian ada mungkin memang situs cagar budaya atau warisan budaya yang agak serius sekali itu adalah yang di Sumatera Barat yang di Lembah Anai karena itu sudah menjadi bagian UNESCO," katanya.
Fadli menjelaskan, sebelumnya sempat muncul usulan untuk membongkar bagian situs yang rusak. Namun, pemerintah memilih opsi perbaikan dan penguatan struktur.
"Fondasinya itu rontok, nah itu yang kemarin dimintakan untuk dibongkar. Tapi saya bilang kalau bisa kita perbaiki, kita perkuat. Itu rel kereta api yang di depan Lembah Anai," ucapnya.
Ia menegaskan, saat ini prioritas utama pemerintah masih difokuskan pada keselamatan masyarakat dan pemulihan infrastruktur dasar, di antaranya listrik, jembatan, serta akses air bersih dan kebutuhan pokok.
Baca juga: Sekeluarga di Jakut Tewas dengan Mulut Berbusa, Kriminolog Duga Keracunan Sianida
"Kita kan memang prioritaskan tentu sesuai dengan tanggap darurat, rehabilitasi, nanti rekonstruksi, ya disesuaikan. Saya kira sekarang ini yang menjadi prioritas pemerintah kan masyarakatnya dan infrastruktur dasar," ujarnya.
Sementara itu, dari sisi kebudayaan, pemerintah tetap melakukan pendataan dan penanganan terhadap cagar budaya yang terdampak.
"Nah ini sudah kita respon, misalnya situs-situs cagar budaya berupa makam, atau museum, atau rumah-rumah yang terkait rumah adat yang sudah menjadi cagar budaya sudah kita respon dan sudah kita bantu juga di akhir tahun kemarin," imbuhnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F08%2F22%2Fbf40d5db-3456-481f-8aeb-7506208bcd6e_jpg.jpg)


