Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Jakut, Ini Analisis Kriminolog

kompas.tv
1 hari lalu
Cover Berita
Satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan mereka di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, mengungkapkan pandangannya mengenai kasus satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan mereka di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (2/1/2026).

Ia menduga penyebab meninggalnya satu keluarga tersebut karena keracunan.

"Ini nampaknya keracunan. Keracunannya jenis apa, nampaknya kalau dilihat dari segi ada busa, lalu kemudian tubuh melepuh, kemungkinan ini memang karena kimia seperti sianida yang kemudian lalu membuat tampilan tubuh seperti itu," katanya dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Sabtu (3/1/2026). 

Adrianus menyebut perlu dipastikan juga dugaan keracunan itu karena diracun atau keracunan karena niat korban untuk bunuh diri. 

Baca Juga: Satu Keluarga Tewas di Jakut, Polisi Ungkap Kondisi Korban saat Ditemukan

"Kalau kita bicara mengenai yang pertama, yakni keracunan karena diracun, maka tentu perlu melihat pada circumstance atau pada situasi umumnya," jelasnya. 

Ia mencontohkan, apakah keluarga tersebut memiliki musuh, utang yang tidak bisa dibayar, melakukan pencemaran nama baik, atau perbuatan lain yang menyebabkan ada musuh yang dendam dan berujung upaya membunuh dengan meracun. 

"Yang kedua adalah (kemungkinan) bunuh diri. Dengan kata lain, memilih untuk bunuh diri melalui minum racun atau makan sesuatu yang sudah ada racunnya, di mana kemudian hal ini lalu dikonsumsi oleh anak dan ibunya bersama-sama," ucap Adrianus. 

Menurutnya, pernah ada kasus semacam itu sebelumnya yang disebabkan kesulitan hidup, keterbatasan ekonomi, dan sebagainya.

Dalam kasus tersebut, kata dia, sang ibu memutuskan mengakhiri hidupnya sendiri, dan mengajak anak-anaknya karena tidak ingin mereka menderita sepeninggalnya. 

Baca Juga: Satu Keluarga Tewas di Warakas Jakut, Polisi Periksa 4 Saksi

Namun, Adrianus menekankan petugas kepolisian perlu menyelidiki apakah ada orang yang mencoba masuk ke rumah tersebut.

Selain itu, status rumah, status keuangan, sampai jejak digital korban juga perlu ditelusuri. 

"Itulah yang kemudian membuat kita bisa sampai pada kesimpulan apakah ini keputusan pribadi untuk bunuh diri atau karena ada orang yang mengancam, atau juga ada keterlibatan pihak ketiga yang mungkin misalnya menyediakan makanan dan minuman yang ada racunnya, atau juga mempersuasi atau mendorong untuk bunuh diri dan seterusnya," ujarnya. 

Sedangkan terhadap korban selamat, Adrianus mewanti-wanti agar diperlakukan secara amat hati-hati karena ada kemungkinan masih trauma. 

Diberitakan Kompas.tv, satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakan mereka di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026).

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Antara

Tag
  • satu keluarga tewas
  • satu keluarga tewas di jakut
  • satu keluarga tewas di warakas
  • sekeluarga tewas
  • kriminolog
  • Adrianus Meliala
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Waspada Ancaman Super Flu! Epidemiolog Peringatkan Gejala Berat pada Kelompok Ini
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Update Insiden Kapal Karam: Jasad Pelatih Valencia CF Ditemukan; 2 Masih Hilang
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Korban tewas akibat operasi militer AS di Venezuela capai 80 orang
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Tanah Longsor Timpa Rumah Warga Kembangan, Jakbar
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Pupuk Indonesia Salurkan Pupuk Subsidi di Jawa Timur Mulai 1 Januari
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.