EtIndonesia. Baru-baru ini, seekor kucing asal Inggris bernama Flossie merayakan ulang tahunnya yang ke-30, sekaligus terus mempertahankan gelar sebagai kucing “tertua” di dunia menurut Guinness World Records. Jika dikonversikan ke usia manusia, usianya setara dengan sekitar 140 hingga 150 tahun.
Flossie adalah seekor kucing British Shorthair bercorak tortoiseshell, lahir pada 29 Desember 1995. Pada tahun 2022, sebuah lembaga perlindungan kucing berdasarkan catatan riwayat dokter hewan mengkonfirmasi tanggal kelahirannya, lalu secara resmi mengajukan permohonan dan memperoleh sertifikasi Rekor Dunia Guinness untuk Flossie.
Meski kini Flossie telah mengalami gangguan pendengaran dan penglihatannya menurun, perempuan Inggris yang merawatnya, Victoria Green, mengatakan bahwa kucing tersebut masih tergolong sehat, dan kepribadiannya tetap seperti anak kucing—“penuh kasih sayang dan suka bermain”.
Flossie, the world's oldest living cat, will celebrate her 30th birthday on December 29, 2025. pic.twitter.com/NoZ42sBby2
— The Figen (@TheFigen_) December 29, 2025Pengalaman hidup Flossie sungguh menakjubkan. Ia hidup lebih lama dari dua orang pemiliknya. Ia menemani pemilik pertamanya selama sepuluh tahun hingga pemilik tersebut meninggal dunia; kemudian diadopsi oleh saudari pemiliknya dan hidup bersama selama empat belas tahun, hingga pemilik kedua itu juga wafat. Kini, Flossie diasuh oleh Victoria, seorang asisten administrasi yang menyukai kucing dan berpengalaman merawat kucing lanjut usia.
“Sejak awal saya sudah tahu Flossie itu istimewa, tapi saya tidak pernah menyangka akan hidup bersama seekor pemegang rekor dunia,” ujar Vicky sambil tersenyum.
Namun, Flossie bukanlah kucing paling panjang umur sepanjang sejarah. Menurut Guinness World Records, seekor kucing campuran tabby bernama “Creme Puff” dari Austin, Texas, Amerika Serikat, pernah hidup hingga usia 38 tahun—rekor yang hingga kini belum terpecahkan. (Hui)
Dilaporkan dan diterjemahkan oleh reporter Jin Jing / Penyunting Lin Qing
Sumber : NTDTV.com




