AS Dilaporkan Serang Venezuela, Ledakan Terdengar di Ibu Kota

suarasurabaya.net
1 hari lalu
Cover Berita

Amerika Serikat dilaporkan melakukan serangan ke Venezuela. Merespons hal itu, Pemerintah Venezuela menuduh AS melancarkan serangan terhadap sejumlah target sipil dan militer di negara tersebut.

Dilansir dari Reuters pada Sabtu (3/1/2026) pagi waktu setempat, seorang pejabat AS mengamini serangan tersebut. Namun pejabat itu tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Dalam pernyataan resminya, pemerintah Venezuela menyebut tindakan itu sebagai bentuk agresi militer serius dan menyerukan warga untuk bersatu menghadapi apa yang disebutnya sebagai ancaman.

“Seluruh negeri harus bergerak untuk mengalahkan agresi imperialis ini,” bunyi pernyataan pemerintah Venezuela.

Media di Amerika Serikat melaporkan bahwa Donald Trump Presiden AS memerintahkan operasi militer itu, meskipun Gedung Putih dan Pentagon belum memberikan komentar resmi.

Ledakan dan suara pesawat terbang rendah dilaporkan terdengar di Caracas pada Sabtu dini hari.

Pemerintah Venezuela menyebut serangan juga menimpa tiga negara bagian lainnya: Miranda, La Guaira, dan Aragua. Pihak berwenang menuduh bahwa tujuan serangan adalah menguasai sumber daya strategis, termasuk minyak dan mineral.

Gustavo Petro Presiden Kolombia menulis di media sosial bahwa Venezuela sedang menghadapi serangan rudal dan menyerukan sidang darurat Dewan Keamanan PBB.

Para saksi mata melaporkan mendengar beberapa ledakan di sekitar kota dan melihat kepulan asap dari instalasi militer di Caracas, termasuk lapangan terbang militer La Carlota dan pangkalan Fuerte Tiuna. Bandara Higuerote di sebelah timur Caracas juga disebut-sebut terdampak.

Sejak Agustus 2025, AS dilaporkan melakukan berbagai tindakan terhadap pemerintah Nicolás Maduro, termasuk pengerahan militer di lepas pantai Venezuela, serangan udara terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat perdagangan narkoba, serta penyitaan dan blokade kapal tanker minyak yang dikenai sanksi.

Pihak terkait hingga kini belum memberikan konfirmasi independen mengenai insiden ini, dan situasi di lapangan masih dipantau secara ketat oleh media internasional. (saf/faz)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warga Warakas Akui Syok saat Mengetahui Satu Keluarga Ditemukan Tewas
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Volume Lalu Lintas di Lima Ruas Tol Regional Nusantara Meningkat Selama Libur Nataru
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Persija Amankan Poin Penuh, Ini Strategi Mauricio Souza Lumpuhkan Pertahanan Lawan
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Urat Nadi Bengawan Solo: Kisah Prau Sederhana yang Menjaga Hidup Tetap Bergerak
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Ultimatum Akan Luncurkan Serangan Kedua ke Venezuela: Bisa Lebih Besar
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.