Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pada Sabtu (3/1) pagi, bahwa Amerika Serika telah melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela. Trump mengklaim telah menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, serta mengusir keduanya dari negara tersebut.
“Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar negeri,” tulis Trump di akun Truth Social seperti dikutip dari CNN.
Ia menjelaskan, operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS. Detail selanjutnya akan diumumkan dalam konferensi pers hari ini pukul 11 pagi waktu Florida, Amerika Serikat atau Sabtu (3/1) pukul 23.00 WIB.
berapa wilayah kota mengalami pemadaman listrik dan jurnalis CNN di ibu kota Venezuela dapat mendengar suara pesawat setelah ledakan.
Dalam beberapa minggu terakhir, Trump telah berulang kali memperingatkan bahwa AS sedang bersiap untuk mengambil tindakan baru terhadap jaringan perdagangan narkoba yang diduga beroperasi di Venezuela dan bahwa serangan darat akan segera dimulai.
Kampanye tekanan Trump terhadap Maduro termasuk serangan yang menghancurkan lebih dari 30 kapal di Laut Karibia dan Samudra Pasifik bagian timur dalam apa yang digambarkan AS sebagai kampanye anti-narkotika. Pada bulan lalu, Trump memerintahkan untuk memblokade kapal tanker minyak yang dari dan ke Venezuela.
CNN pada bulan juga melaporkan bahwa CIA telah melakukan serangan drone di fasilitas pelabuhan di pantai Venezuela. Ini menandai serangan AS pertama yang diketahui terhadap target di dalam negara tersebut.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462886/original/001214100_1767592533-nad5.jpg)


