Venezuela Tolak Kehadiran Pasukan Asing Usai Diserang AS

bisnis.com
3 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Venezuela menolak kehadiran pasukan asing setelah Amerika Serikat berhasil melancarkan serangan berskala besar terhadap negara tersebut.

“Venezuela yang merdeka, independen, dan berdaulat menolak dengan segenap kekuatan sejarahnya kehadiran pasukan asing ini yang selama ini hanya membawa kematian, penderitaan, dan kehancuran,” kata kata Menteri Pertahanan Vladimir Padrino dalam sebuah pesan video, Sabtu.

Lebih lanjut, Padrino mengatakan bahwa Venezuela sedang mengumpulkan informasi terkait jumlah korban luka dan korban meninggal.

“Menghadapi serangan keji dan pengecut yang mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan ini, kami menyampaikan kecaman paling keras kepada komunitas internasional dan seluruh organisasi multilateral untuk mengutuk pemerintah Amerika Serikat atas pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB dan hukum internasional,” tambahnya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Pernyataan tersebut disampaikan Padrino setelah Trump mengatakan bahwa AS berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela, serta mengeklaim bahwa Presiden Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari Venezuela.

“Amerika Serikat telah berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Baca Juga

  • Maduro Ditangkap, Senator AS Sebut Presiden Venezuela akan Diadili di AS
  • AS Kirim Serangan, Venezuela Minta DK PBB Gelar Rapat Darurat
  • Trump Sebut AS Tangkap Maduro usai Kirim Serangan ke Venezuela

Trump mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan bekerja sama dengan aparat penegak hukum Amerika Serikat.

Ia menambahkan bahwa rincian tambahan tentang penangkapan Maduro akan dirilis kemudian, dan sebuah konferensi pers akan digelar pada pukul 11.00 waktu setempat di kediamannya di Mar-a-Lago, di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Main Padel Siang vs Malam: Mana Lebih Seru dan Baik untuk Performa?
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
RI Tetap Tenang di Tengah Gejolak AS-Venezuela
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pelatih Persijap Butuh Dukungan dan Kepercayaan Suporter untuk Lepas dari Jerat Degradasi di BRI Super League
• 20 jam lalubola.com
thumb
Cloud 9, Galaksi Gagal yang Terbuat dari Materi Gelap
• 33 detik lalumediaindonesia.com
thumb
Besok, Dokter Richard Lee Diperiksa sebagai Tersangka. Begini Kasusnya
• 19 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.