Jakarta, IDN Times - Demonstrasi memprotes kenaikan biaya hidup di Iran semakin memanas dan telah menelan korban jiwa. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas dalam bentrokan sengit antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan hingga hari kelima pada Kamis (1/1/2026).
Aksi protes ini awalnya dipicu oleh kemerosotan tajam nilai mata uang rial Iran dan inflasi tinggi yang mencekik warga. Kerusuhan kini meluas dari ibu kota Teheran hingga ke wilayah pedesaan, menandai tantangan serius bagi pemerintahan Presiden Masoud Pezeshkian.




