REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTO -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu mengatakan Washington tidak merencanakan operasi militer terhadap Kuba setelah operasi di Venezuela. Trump menyebut Kuba sebagai negara gagal dan menilai sistem politik serta ekonominya tidak berjalan baik bagi rakyatnya.
Dalam wawancaranya dengan harian The New York Post, Sabtu (3/1), Trump menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan tindakan militer AS terhadap Kuba dengan menegaskan bahwa langkah tersebut tidak ada dalam rencana saat ini.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- AS Buka Opsi Gelar Serangan Kedua ke Venezuela
- Ini Sosok Pengganti Maduro, Menteri Perminyakan yang Ogah Jadi Budak AS
- PM Malaysia Anwar Ibrahim: AS Langgar Hukum Internasional, Maduro Harus Dibebaskan
Ia menyatakan Kuba tengah menghadapi kesulitan serius dan sistem yang diterapkan selama ini tidak membawa hasil yang diharapkan.
Menurut Trump, kondisi tersebut membuat Kuba berpotensi menjadi topik pembahasan lebih lanjut di masa depan. Namun bukan dalam konteks operasi militer.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Pernyataan itu disampaikan Trump di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap kebijakan luar negeri AS di kawasan Amerika Latin, menyusul operasi Washington di Venezuela yang memicu reaksi beragam dari negara-negara di kawasan dan komunitas global.

