Putusnya akses jembatan Ayun yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, dan Aceh mengakibatkan hasil panen durian warga menurun drastis dari biasanya. Para tengkulak sulit untuk mengakses jalan ke sana.
Tidak hanya itu, harga durian yang biasanya mahal, kini hanya Rp8.000 hingga Rp17 ribu per buah. Putusnya akses jembatan Ayun yang menghubungkan ketiga desa yakni Pantai Redup, Bergang, Karang Ampar di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, tidak hanya 1.509 jiwa yang terisolasi, namun juga hasil bumi yang tidak dapat diangkut dan juga dibeli oleh tengkulak karena susahnya akses ke masyarakat dari dan menuju tiga desa tersebut.
Jembatan sling yang ada di Jembatan Ayun ini tidak hanya untuk mengangkut logistik pribadi dan juga bantuan saja, melainkan juga mengangkut orang dan sepeda motor, melainkan juga mengangkut hasil panen durian warga. Apabila biasanya harga durian mencapai Rp27 ribu per buah, kini harga di seberang jembatan hanya Rp8.000 per buah.
Baca Juga :
Korban Meninggal Bencana di Sumatra Bertambah Jadi 1.177 Orang"Sebab bencana harga menurun lebih drastis. Sangat sangat drastis. Enggak sesuai lagi. Dulu Rp27 sekarang Rp8.000. Akses jalan sangat susah. Kami mohon minta dibantu agar segera bantuannya untuk kami akses masyarakat ini karena hasil bumi sebelah sana banyak yang tak terambil," kata pedagang durian Aceh M Yasin dikutip dari Aceh Tengah, Aceh dikutip dari Special Report, Minggu, 4 Januari 2025.
"Kemiri, durian, langsat, pinang, coklat, belum pernah terambil," sambungnya.




