Pantau - Komandan Korem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang bersama Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono meninjau langsung pelaksanaan proyek strategis ketahanan pangan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Minggu, sebagai bagian dari penguatan kedaulatan pangan daerah.
Irigasi Tersier dan Cetak Sawah Jadi Fokus EvaluasiPeninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur irigasi tersier dan progres program cetak sawah di wilayah Kecamatan Randangan dan sekitarnya.
“Fokus utama kunjungan kerja ini adalah memastikan kesiapan infrastruktur irigasi tersier dan progres perluasan lahan melalui program cetak sawah yang berlokasi di Kecamatan Randangan dan sekitarnya,” ucap Brigjen TNI Hardo Sihotang di Gorontalo.
Danrem menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting untuk meminimalisir berbagai kendala teknis di lapangan.
Wilayah Randangan sendiri diproyeksikan sebagai salah satu pilar utama kedaulatan pangan Provinsi Gorontalo.
Saluran irigasi tersier yang sedang disiapkan diharapkan mampu mengalirkan air hingga ke ujung petak sawah baru, sehingga menjamin ketersediaan air bagi para petani.
Selain memastikan irigasi, tim juga mengevaluasi proses pembersihan dan perataan lahan agar sesuai dengan standar teknis pertanian.
TNI Kawal Program Nasional Ketahanan PanganProgram cetak sawah ini tak hanya ditujukan untuk membuka lahan baru, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di Desa Motoluhu Selatan dan sekitarnya.
“Kita tidak hanya sekadar membuka lahan baru, tetapi juga memastikan sistem pendukungnya, seperti irigasi tersier ini, berfungsi dengan baik agar petani kita memiliki jaminan air untuk memulai masa tanam,” tegas Brigjen TNI Saptono.
Kunjungan kerja juga diakhiri dengan penekanan kepada satuan Kodim dan Koramil agar terus melakukan pendampingan kepada petani, terutama dalam penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Pendampingan tersebut diharapkan mampu mempercepat masa tanam pasca proses cetak sawah selesai.
Sebagai informasi, sebelumnya Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail telah melakukan groundbreaking untuk pembangunan cetak sawah baru di Kabupaten Pohuwato seluas 5.642 hektare.
Program ini merupakan bagian dari dukungan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian dalam rangka memperkuat agenda nasional ketahanan pangan di daerah.




