Liburan sering kali identik dengan momen bahagia, waktu bersama orang tersayang, dan jeda dari rutinitas yang melelahkan. Namun ketika semua itu berakhir, muncul perasaan kosong, sedih, atau cemas yang sulit dijelaskan.
Alih-alih langsung kembali bersemangat, banyak orang justru merasa berat menghadapi hari-hari setelah liburan. Kondisi ini dikenal sebagai post-holiday blues atau post-holiday depression.
Perasaan ini bisa dialami siapa saja, baik mereka yang menikmati liburan dengan penuh euforia maupun mereka yang justru merasa tertekan selama musim liburan. Kabar baiknya, kondisi ini bersifat sementara dan ada banyak cara yang didukung penelitian untuk mengatasinya.
Yuk, pahami dulu apa itu post-holiday depression, penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya secara realistis dan sehat!

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463484/original/094769200_1767617157-tiga_anggota_tni.jpg)


