JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan tetap membuka layanan kepada jemaah haji di tingkat kabupaten/kota meski pada hari libur.
Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat proses kesiapan pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
"Pembukaan layanan di hari libur merupakan bentuk komitmen Kemenhaj dalam memastikan seluruh tahapan persiapan haji berjalan tepat waktu dan tidak menghambat proses keberangkatan jemaah," kata Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Ian Heriyawan, dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (5/1/2026).
Ian mengatakan, kebijakan ini dilakukan untuk mempercepat proses persiapan haji sekaligus memberikan kemudahan bagi jemaah yang tidak dapat mengurus administrasi pada hari kerja.
Baca juga: Duduk Perkara Dana Haji Khusus Tak Kunjung Cair Menjelang Tenggat Arab Saudi
“Kemenhaj kabupaten/kota tetap membuka layanan di hari libur untuk mempercepat proses persiapan haji dan melayani jemaah yang tidak bisa datang pada hari kerja," ujar Ian.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=hari libur, Haji, Kemenhaj buka layanan hari libur, Percepat persiapan haji 2026, Perekaman biometrik jemaah haji, Layanan administrasi haji&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNS8wNzMyNDA0MS9wZXJjZXBhdC1rZXNpYXBhbi1oYWppLTIwMjYta2VtZW5oYWotdGV0YXAtYnVrYS1sYXlhbmFuLW1lc2tpLWRpLWhhcmktbGlidXI=&q=Percepat Kesiapan Haji 2026, Kemenhaj Tetap Buka Layanan meski di Hari Libur§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Pada layanan hari libur, kantor Kemenhaj setempat membuka pelayanan penyelesaian dokumen pelunasan serta perekaman biometrik jemaah untuk keperluan pengajuan visa haji.
"Perekaman biometrik melalui aplikasi Saudi Visa Bio merupakan salah satu syarat wajib dalam proses penerbitan visa haji yang terintegrasi dengan sistem Nusuk milik Pemerintah Arab Saudi," ucap dia.
Perekaman biometrik sangat penting untuk pengajuan visa haji.
Sebab, data biometrik akan terhubung langsung dengan sistem Nusuk.
"Perekaman biometrik sebenarnya dapat dilakukan secara mandiri oleh jemaah, tetapi Kemenhaj kabupaten/kota tetap memberikan layanan bantuan perekaman," tutur Ian.
Pemberian layanan perekaman biometrik ini ditujukan untuk memudahkan jemaah, khususnya mereka yang belum terbiasa dengan penggunaan teknologi digital.
"Kami memahami tidak semua jemaah terbiasa dengan layanan digital. Karena itu, kantor Kemenhaj kabupaten/kota tetap memberikan pendampingan dan bantuan perekaman biometrik agar jemaah tidak mengalami kesulitan," kata Ian.
Baca juga: Apa Sebab Dana Haji Khusus Belum Cair ke Penyelenggara? Ini Kata Kemenhaj
Ia menambahkan, proses perekaman biometrik harus segera diselesaikan, terutama untuk kabupaten/kota dengan jumlah jemaah yang besar.
Tenggat waktu akhir input data pada 8 Februari 2026.
"Perekaman biometrik jemaah haji harus dilakukan secepatnya, terutama di daerah dengan jumlah jemaah yang banyak, agar seluruh data dapat terinput tepat waktu," imbuh dia.
Kemenhaj berharap dengan dibukanya layanan di hari libur, seluruh proses administrasi haji dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan memberikan kepastian layanan bagi jemaah.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5391431/original/009223800_1761316987-1000611704.jpg)

