Rincian Tarif Listrik PLN Periode 5-11 Januari 2026 Token dan Pascabayar

kompas.tv
1 hari lalu
Cover Berita
Ilustrasi meteran listrik. (Sumber: Envato)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelanggan PLN dapat bernapas lega dalam menjalani aktivitas pada pekan ini, 5-11 Januari 2026.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan biaya setrum bagi masyarakat tidak mengalami lonjakan, baik untuk pengguna token (prabayar) maupun pelanggan pascabayar.

Kebijakan ini diambil setelah pemerintah mematok tarif listrik untuk Triwulan I 2026 (Januari hingga Maret) agar tetap stabil.

Artinya, nominal yang harus dibayar warga masih mengacu pada tarif Desember 2025.

"Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan," kata Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno, Kamis (1/1/2026), seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Jangan Kecele, Ganjil-Genap Jakarta Berlaku Normal Mulai Senin Ini, Cek 25 Titik Penyekatan

Rincian Tarif Listrik yang Berlaku

Dengan ketetapan tersebut, besaran biaya per kilowatt hour (kWh) yang sah berlaku pekan ini bagi berbagai golongan pelanggan rumah tangga adalah sebagai berikut:

Pelanggan Bersubsidi

  • Daya 450 VA: Rp 415 per kWh
  • Daya 900 VA: Rp 605 per kWh

Pelanggan Non-Subsidi

  • Daya 900 VA (R1): Rp 1.352 per kWh
  • Daya 1.300 VA - 2.200 VA (R1): Rp 1.444,70 per kWh
  • Daya 3.500 VA - 5.500 VA (R2): Rp 1.699,53 per kWh
  • Daya 6.600 VA ke atas (R3): Rp 1.699,53 per kWh

Meski harga per kilowatt hour (kWh) tidak berubah, masyarakat kerap mendapati jumlah daya yang masuk ke meteran listrik tidak sama persis dengan nominal pembelian.

Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Tarif Listrik PLN
  • Harga Listrik Januari 2026
  • Kementerian ESDM
  • Token Listrik
  • Tagihan Listrik
  • Subsidi Listrik
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Parlemen Inggris Sebut Intervensi AS Berisiko Melemahkan Hukum Internasional
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Temui Bupati, PT Moya Indonesia Bahas Investasi Air Bersih dan Revitalisasi PDAM Bulukumba
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Pernikahan 14 Tahun Berakhir Cerai, Andhara Early Akui Tak Sanggup Jika Harus Mulai dari Nol Lagi
• 11 jam lalugrid.id
thumb
bank bjb Kembali Dinobatkan sebagai Badan Publik Informatif oleh Komisi Informasi Jawa Barat
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Saksi Akui Dapat Kantong Kertas Isi Rp 500 Juta dari Penyedia Chromebook
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.