Polresta Surakarta mengamankan 23 oknum suporter usai insiden penyalaan flare saat pertandingan Persis vs Persita di Stadion Manahan Solo, Minggu (4/1). Barang bukti yang diamankan berupa 72 flare red hingga petasan.
Kapolresta Surakarta, Kombes Catur Cahyono Wibowo, mengatakan bahwa sebanyak 23 oknum suporter tersebut diamankan di dalam stadion usai mereka kedapatan membawa dan menyalakan flare di tengah pertandingan.
“Penindakan dilakukan karena 23 orang para suporter tersebut kedapatan membawa flare, petasan, serta berada dalam pengaruh minuman keras,” ujar Catur, Senin (5/1).
Dia mengatakan, pengamanan pertandingan dilakukan secara ketat mengingat laga tersebut memiliki potensi kerawanan cukup tinggi. Dalam pemeriksaan, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 72 red flare, enam smoke, lima pipa asap, serta enam petasan.
“Kami amankan 72 red flare, enam smoke, lima pipa asap, serta enam petasan. Para oknum suporter dibawa ke Mapolresta Surakarta,” ujar Catur.
Catur menjelaskan, seluruh barang tersebut dilarang dibawa masuk stadion karena berisiko menimbulkan kebakaran maupun kepanikan penonton. Atas dasar itu diamankan petugas.
“Para oknum suporter berikut barang bukti kemudian dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk dilakukan pendataan dan proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ucap dia.
Catur menambahkan, sebanyak 491 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan Persis vs Persita. Personel ditempatkan di area pintu masuk stadion, tribune penonton, hingga jalur kepulangan suporter.
“Sempat terjadi penyalaan flare di dalam stadion, aparat bergerak cepat mengendalikan situasi sehingga tidak berkembang menjadi gangguan serius. Pertandingan tetap dapat diselesaikan dengan aman,” pungkasnya.



