GenPI.co - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan jasad yang ditemukan tim SAR gabungan adalah pelatih tim B wanita Valencia Spanyol, Fernando Martin Carreras (FMC).
“Teridentifikasi melalui cincin dan jam tangan,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, dikutip dari Antara, Senin (5/1).
Kepastian itu juga melalui data ante mortem dan pos mortem. Di antaranya jenis kelamin pria dewasa, tinggi badan, dan tato.
Dia menyampaikan semua temuan itu pun dikonfirmasi pihak keluarga langsung, yang masih ada di Labuan Bajo, pada Minggu (4/1).
Henry menyampaikan Tim DVI Biddokkes Polda NTT mengidentifikasi, dengan membandingkan data ante mortem keluarga dan post mortem hasil pemeriksaan medis.
“Tim DVI mencocokkan data primer dan sekunder. Meski, data primer seperti sidik jari tidak bisa dipakai optimal akibat kondisi jenazah,” ujarnya.
Jenazah korban kecelakaan kapal itu, saat ini masih di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo guna penanganan lanjutan.
Jasad pelatih Valencia itu akan dipulangkan ke Spanyol, bersama pihak keluarga dan perwakilan kedutaan.
Sebelumnya, kecelakaan menimpa kapal wisata di Perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Akibatnya, empat orang dinyatakan hilang. Mereka merupakan pelatih Valencia B dan tiga anaknya. (ant)
Video heboh hari ini:




