Kemenhub Evaluasi Penyelenggaraan Angkutan Nataru, Angka Kecelakaan Turun 7 Persen

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Hasil evaluasi angkutan Nataru sejak dimulai pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025 berjalan baik dan lancar. 

Kemenhub Evaluasi Penyelenggaraan Angkutan Nataru, Angka Kecelakaan Turun 7 Persen. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan menyatakan penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan lancar dan terkendali hingga melewati masa puncak arus balik.

Hasil evaluasi angkutan Nataru sejak dimulai pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025 berjalan baik dan lancar. 

Baca Juga:
Arus Balik Nataru Masih Tinggi, Kedatangan Penumpang KA di Jakarta Capai 51.165 Orang

"Terdapat peningkatan aspek keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya. Ini berkat kolaborasi seluruh pihak yang terlibat," kata Aan dalam keterangan resmi, Minggu (4/1/2026). 

Dia juga menambahkan aktivitas akan berjalan normal kembali pasca penerapan pengaturan Pembatasan Angkutan Barang, Pengaturan Lalu Lintas di Tol dan Penyeberangan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama secara resmi berakhir pada 4 Januari 2026 pukul 24.00 waktu setempat.

Baca Juga:
Stasiun Pasar Senen Padat di Hari Terakhir Libur Nataru, Begini Kondisi Terkini

Pada kesempatan yang sama, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan terdapat penurunan angka kecelakaan dengan fatalitas korban meninggal dunia turun 27,12 persen. 

Sementara untuk jumlah kecelakaan para periode Nataru ini turun sebesar 7 persen.

Baca Juga:
Arus Balik Libur Nataru 2026, Jasamarga Prediksi 50.171 Kendaraan Bergerak dari Timur Transjawa Hari

"Jalan tol dan arteri terkendali, lokasi - lokasi wisata serta rumah - rumah ibadah juga cukup terkendali. Tahun lalu ada tiga peristiwa menonjol, tahun ini turun menjadi 1 peristiwa menonjol. Evaluasi penyelenggaraan Nataru tahun ini berjalan lancar," kata Agus.

Sejalan dengan itu, Direktur Utama Jasa Marga Rivan Purwantono membeberkan data hingga siang (4 Januari 2026), jumlah kendaraan yang kembali melalui jalan tol sudah mencapai 2,85 juta dari total 2,9 juta proyeksi pengguna jalan tol.

"Ini artinya sudah mendekati dan sesuai dengan proyeksi. Dominasinya masih sebagian besar dari arah Timur sebesar 46 persen, arah Barat 29,2 persen dan arah Bogor sebesar 23 persen," kata Rivan.

Kemudian dia melanjutkan dari arus lalu lintas arah Timur terbagi kembali dari Tol Trans Jawa sebesar 50 persen dan dan arah Bandung sebesar 49 persen. 

Rivan menyebut titik tertinggi yang menjadi puncak mobilitas masyarakat yaitu pada 20 Desember 2025 yaitu sebanyak 189 ribu kendaraan dan 24 Desember 2025 sebanyak 201 ribu kendaraan.

"Hingga kemarin arus lalu lintas dari tol Trans Jawa ke arah Jakarta sudah lancar dan cukup landai. Termasuk titik pertemuan di KM 66 sehingga Jasa Marga menilai tidak perlu lagi dilakukan skema contra flow," kata dia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenhut Gandeng Ahli Hidrometeorologi dan Kayu Usut Kerusakan DAS di Sumut
• 56 menit lalumatamata.com
thumb
Baterai Bengkak, Bodi iPhone 16 Pro Max Menggelembung di Pesawat
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
11,3 Juta Wajib Pajak Aktivasi Coretax, 20 Ribu SPT Mulai Dilaporkan
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Guntur Romli Beber Alasan Megawati Bisa Bebas dalam Hal Pilihan Politik
• 1 jam lalufajar.co.id
thumb
Ribuan Pekerja SPBUN XII Aksi Damai Terkait Konflik Lahan JCE dan Blawan di Bondowoso
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.