OPEC+ akan Lanjutkan Penangguhan Kenaikan Output Minyak

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Wina (ANTARA) - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) dan para mitranya, yang dikenal sebagai OPEC+, memutuskan untuk melanjutkan penangguhan kenaikan output minyak pada Februari dan Maret 2026 karena faktor musiman, kata OPEC dalam sebuah pernyataan pada Minggu (4/1).

Keputusan tersebut diambil usai pertemuan virtual negara-negara anggota OPEC+, antara lain Arab Saudi, Rusia, Irak, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman, untuk meninjau kondisi pasar global dan prospek ekonomi.

Delapan negara anggota OPEC+ itu telah menaikkan output minyak secara bulanan sejak April 2025. Namun, mereka memutuskan pada akhir November tahun lalu untuk menangguhkan kenaikan output pada Januari, Februari, dan Maret 2026 karena faktor musiman.

Menurut pernyataan tersebut, kedelapan negara akan menerapkan pendekatan yang hati-hati dan mempertahankan fleksibilitas penuh dalam menyesuaikan level output sesuai kebutuhan sebagai respons terhadap perkembangan pasar.

Organisasi tersebut menyatakan bahwa pertemuan berikutnya di antara kedelapan negara itu akan digelar pada 1 Februari 2026 untuk mengambil keputusan lebih lanjut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Istana Beberkan Alasan Prabowo Absen Ketum Parpol di Retret: Ingin Koalisi Solid
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Dukung Reformasi Perpajakan, Purbaya Izinkan DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Diduga Hendak Curi Ponsel dari Mobil Pikap, Pria di Cipayung Diamuk Warga
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Walau Tetangga, Meksiko Berani Kecam Serangan Trump ke Venezuela
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Aljazair vs Rep Demokrasi Kongo, Gol Adil Boulbina di Babak Tambahan Waktu Pastikan Kemenangan Les Fennecs
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.