Pengamen Berkostum Hantu Bentuk Ekspresi Kultural dari Desakan Ekonomi

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai macam kreativitas dilakukan para pengamen di kota-kota besar Indonesia, termasuk Jakarta, demi menyita perhatian banyak orang dan mendapatkan uang.

Salah satunya adalah pengamen yang nekat meniru tampilan hantu seperti pocong, kuntilanak, hingga suster ngesot.

Dua di antara banyaknya pengamen berkostum hantu adalah Ramdhan (19) dan Fitri (23) yang merupakan kakak beradik asal Depok, Jawa Barat, memilih mengais rezeki dengan berdandan layaknya pocong dan kuntilanak.

Ramdhan memilih mengamen dengan kostum hantu karena kontrak kerjanya di restoran habis dan ia kesulitan mendapatkan pekerjaan lagi.

"Bukan enggak mencari kerja, dulu aku kerja di restoran tapi karena kontraknya udah habis jadi kayak begini buat sampingan sambil mencari kerjaan lagi," ucap Ramdhan saat diwawancarai Kompas.com di kawasan Jakarta International Expo (JIEXpo), Selasa (30/12/2025) malam.

Baca juga: Perjuangan Pengamen Kostum Hantu Bertahan Hidup di Jakarta, Diusir hingga Dihina

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=pengamen, desakan ekonomi, indepth, pengamen hantu, pengamen kostum hantu, ekspresi kultural, kreativitas perkotaan&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNS8xMzE4NTU3MS9wZW5nYW1lbi1iZXJrb3N0dW0taGFudHUtYmVudHVrLWVrc3ByZXNpLWt1bHR1cmFsLWRhcmktZGVzYWthbi1la29ub21p&q=Pengamen Berkostum Hantu Bentuk Ekspresi Kultural dari Desakan Ekonomi§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Sedangkan Fitri hanya merupakan seorang lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan harus membantu suaminya dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Sebab, suami Fitri juga merupakan pengamen berkostum hantu dan mereka kini memiliki anak yang baru berusia dua minggu sehingga membutuhkan biaya susu dan popok.

"Udah menikah, anak aku dua. Aku baru lahiran dua minggu lalu udah mengamen seperti ini," tutur Fitri.

Populer di luar negeri

Sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rakhmat Hidayat mengatakan, fenomena pengamen berkostum hantu lebih dulu populer di luar negeri, terutama di kota-kota besar Eropa yang banyak menjadi destinasi wisata seperti Amsterdam, Berlin, dan lain sebagainya.

Lambat laun, metode mengamen dengan kostum hantu tersebut dicontoh oleh sebagian orang di kota besar Indonesia seperti di Jakarta dan Bandung.

Rakhmat bilang, jika secara sosial dapat dipahami bahwa keberadaan pengamen hantu bukti nyata adanya ruang kreativitas di tengah masyarakat kota.

"Pengamen hantu ini mencoba mengembangkan ruang ekspresi masyarakat perkotaan dengan cara yang berbeda, unik, dan khas. Itu menurut saya menarik sebagai salah satu entitas dari ruang ekspresi masyarakat perkotaan," ucap Rakhmat saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Pengamen Berkostum Hantu Sudah Modern, Kalungi Kode QRIS Saat Keliling

Ruang ekspresi masyarakat perkotaan adalah ketika setiap warga kota baik secara individu atau kolektif bisa mengekspresikan dirinya dalam bentuk apa pun atau ekspresi kultural melalui parade, carnaval, festival, perform musik, dan lain sebagainya.

Pengamen berkostum hantu, kata Rakhmat, contoh dari ekspresi kultural masyarakat perkotaan yang dikemas dan dikembangkan dalam bentuk menarik, menghibur, sekaligus menakutkan.

Kesan menakutkan ini lah yang membuat para pengamen berkostum hantu dinilai lebih unik dibanding pengamen lainnya.

"Kenapa unik karena ruang ekspresi kultural lainnya kan sudah hal biasa ya menghibur, tapi tidak menaktukan. Nah, pengamen hantu ini melengkapinya dengan sisi menakutkan atau horor untuk anak-anak, keluarga, dewasa, tantangannya di situ," ujar Rakhmat.

Keberadaan pengamen berkostum hantu bisa dimanfaatkan orangtua untuk mengajarkan anaknya bertindak jika dalam kondisi menakutkan.

Desakan ekonomi

Munculnya ekspresi kultural lewat pengamen berkostum hantu disebabkan karena desakan ekonomi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

"Ini secara ekonomi bisa dipahami bahwa mereka melakukan ruang ekspresi kultural atas desakan ekonomi, atas struktur ekonomi yang tidak menguntungkan untuk mereka, tidak menguntungkan untuk sebagian masyarakat yang putus ekomomi," ujar dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Agenda Retret II Kabinet Merah Putih: Evaluasi dan Penguatan Soliditas
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gaya Santai Purbaya Perdana Ikut Retret Kabinet di Hambalang
• 23 jam laluidntimes.com
thumb
‎Bersebelahan Dengan Kandang Babi, Dapur MBG di Sragen Jadi Sorotan
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Jenderal IRGC: Israel akan Rata dengan Tanah Jika Kembali Serang Iran
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sisi Lain Anak Bungsu: Kesenjangan Komunikasi dalam Dinamika Keluarga
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.