Seorang nenek bernama Wakijem (84) hilang di hutan di Desa Sukorejo, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati sejak Sabtu (3/1). BPBD dan Basarnas telah turun tangan melakukan pencarian.
Kepala BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martanto mengatakan, Wakijem pergi berjalan kaki meninggalkan rumah menuju ke hutan, namun dia tak kunjung kembali.
Nenek Wakijem memang biasa keluar masuk hutan. Belum diketahui tujuan nenek tersebut masuk ke hutan itu.
“Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke KPP Semarang untuk ditindaklanjuti. Setelah laporan masuk, tim langsung diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian,” ujar Endro, Senin (5/1).
Hingga Senin (5/1) sore, korban belum kunjung ditemukan. Pihaknya melakukan pencarian dengan metode exploring search and rescue (ESAR) dari titik lokasi kejadian.
“Kendala operasi SAR antara lain area pencarian yang luas, medan terjal, serta tidak adanya saksi,” jelasnya.
Rencananya, BPBD Kota Semarang akan mengerahkan empat Search and Rescue Unit (SRU), termasuk unit K9, untuk menyisir sejumlah jalur yang diduga menjadi arah pergerakan korban.
“Pencarian masih terus dilakukan hingga saat ini,” kata Endro.





