Jakarta, IDN Times - Jumlah korban tewas akibat operasi militer Amerika Serikat di Venezuela terus bertambah. Media Amerika Serikat, The New York Times, melaporkan sekitar 80 orang meninggal dunia sejak operasi yang digelar Sabtu (3/1/2026).
Mengutip seorang pejabat senior Venezuela, laporan tersebut menyebut angka korban masih berisiko meningkat seiring berlanjutnya proses evakuasi dan identifikasi di lokasi-lokasi terdampak operasi militer.
Operasi berskala besar itu dilakukan oleh militer Amerika Serikat di ibu kota Caracas dan sekitarnya. Serangan tersebut menjadi eskalasi paling serius dalam hubungan kedua negara selama beberapa dekade terakhir.
Pemerintah Venezuela mengecam keras tindakan tersebut dan menuding Amerika Serikat telah melanggar kedaulatan nasional, sementara Washington menyatakan operasi dilakukan untuk menegakkan hukum dan keamanan internasional.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/2945074/original/009749200_1587463586-PSSI.jpg)


