Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Kabupaten Gorontalo

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Arianto Panambang

TVRINews, Gorontalo

Kabupaten Gorontalo dilanda bencana banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi yang terjadi secara merata di wilayah tersebut. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo mencatat, bencana ini berdampak pada sejumlah kecamatan dan menyebabkan kerusakan infrastruktur.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin Pango, menyampaikan bahwa banjir dilaporkan terjadi di Kecamatan Tibawa, Bilato, Limboto Barat, Talaga Biru, Boliyohuto, serta beberapa wilayah lainnya. 

"Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di Kecamatan Talaga Biru, khususnya di wilayah Dulamaya Selatan," kata Udin Pango.

BPBD mencatat sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, di antaranya jembatan di Kecamatan Pulubala, Sidomukti, dan Mootilango. 

Selain itu, tanggul dilaporkan jebol di wilayah Lamahu dan Bilato. Kerusakan tersebut mengakibatkan terganggunya akses masyarakat dan memerlukan penanganan segera.

Pemerintah daerah melalui BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum telah melakukan langkah penanganan awal. Tim terpadu telah turun langsung ke lokasi terdampak, termasuk di Kecamatan Bilato, yang dipimpin oleh SekretarisDaerah Kabupaten Gorontalo. 

Bantuan yang disalurkan meliputi peralatan kerja seperti cangkul, sekop, selang air, selimut, makanan siap saji, baby kit, family kit, serta kebutuhan darurat lainnya.

Terkait kerusakan infrastruktur, BPBD menyampaikan bahwa saat ini masih dalam tahap pendataan dan pemantauan. Mengingat kondisi anggaran yang masih di awal tahun, pemerintah daerah akan mengupayakan solusi terbaik, termasuk kemungkinan pembangunan jembatan darurat jika diperlukan.

BPBD Kabupaten Gorontalo juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk tetap siaga. 

Berdasarkan pemantauan BMKG, curah hujan masih tergolong tinggi dan berpotensi menimbulkan banjir susulan. Masyarakat diminta segera mengungsi ke tempat yang lebihaman apabila kondisi memungkinkan.

Hingga saat ini, sejumlah wilayah terdampak dilaporkan sudah mulai surut. Namun demikian, BPBD menegaskan potensi banjir masih tetap ada jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Kewaspadaan masyarakat menjadi hal utama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Kebiasaan yang Membuat Lelah Meski Sudah Tidur Cukup
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
AHY Harap Peserta Short Course Banyak Belajar Transformasi Pembangunan RRT
• 4 jam lalueranasional.com
thumb
Seruan Dukung Venezuela Menggema di Depan Kedubes AS
• 16 jam laludetik.com
thumb
Pengabaian Konstitusi Marak Dilakukan, Feri Amsari: Jika Sampai Rusak yang Muncul Otoritarianisme
• 16 jam lalufajar.co.id
thumb
Istana Buka Pintu Lebar-lebar: Silakan Kritik Jika Pemerintah Lalai, Kami Terbuka
• 13 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.