PT Bank Jakarta resmi meluncurkan kartu debit Visa pada Senin (5/1). Peluncuran digelar dalam acara Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta yang berlangsung di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Senin (5/1).
Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan, peluncuran kartu debit Visa menjadi langkah awal transformasi Bank Jakarta agar lebih relevan dan bermakna bagi masyarakat Jakarta maupun Indonesia. Menurut dia, industri perbankan saat ini tengah mengalami perubahan mendasar.
“Bank tidak lagi dinilai semata dari besarnya aset atau luasnya jaringan kantor, melainkan dari seberapa dekat bank hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” kata Agus dalam peresmian Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta, Senin (5/1).
Ia menjelaskan, kartu debit Visa Bank Jakarta merupakan salah satu milestone penting dalam perjalanan transformasi perseroan. Dengan kartu ini, Bank Jakarta resmi terhubung ke jaringan pembayaran global.
Dia mengatakan, saat ini nasabah Bank Jakarta melakukan transaksi secara lebih aman, nyaman, dan luas di jutaan merchant berlogo Visa, baik di dalam maupun luar negeri.
“Peluncuran kartu debit Visa ini bukan sekadar produk baru, tetapi pintu masuk strategis menuju penguatan transaksi, pemanfaatan data yang lebih cerdas, serta pembangunan ekosistem keuangan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Agus.
Ia menegaskan, peluncuran kartu debit Visa bukanlah tujuan akhir. Bank Jakarta akan terus mengembangkan kapabilitas layanan dan menghadirkan solusi keuangan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, secara bertahap, prudent, serta selaras dengan ketentuan regulator.
Pada masa mendatang, Bank Jakarta diharapkan dapat tumbuh bersama nasabah, tidak hanya sebagai tempat menyimpan dana, tetapi juga sebagai mitra finansial jangka panjang.
Agus menyebut, transformasi lima tahun Bank Jakarta berfokus pada tiga pilar utama. Pertama, pertumbuhan berbasis ekosistem Jakarta. Kedua, penguatan kualitas aset dan tata kelola. Ketiga, pembangunan kapabilitas digital dan penguatan sumber daya manusia.
Sementara itu, Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari mengatakan, kolaborasi antara Bank Jakarta dan Visa Indonesia bertujuan memberdayakan masyarakat agar dapat melakukan transaksi lintas negara secara aman dan nyaman.
Menurut Vira, kartu debit Visa Bank Jakarta diterima di lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia, serta mendukung berbagai kebutuhan pembayaran internasional, baik untuk perjalanan, pendidikan, maupun transaksi daring.
“Peluncuran ini mencerminkan perubahan besar dalam cara kita hidup, bekerja, dan berusaha. Jakarta terus bergerak menuju kota global dengan target masuk 50 besar kota dunia pada 2030,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembayaran digital menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat ke ekosistem global. Didukung jaringan internasional Visa dengan standar keamanan kelas dunia, nasabah dapat memantau transaksi secara *real-time*, kapan saja dan di mana saja.
Selain itu, kartu debit ini juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM. Dengan akses pembayaran lintas negara yang aman, UMKM Jakarta dapat menjangkau pembeli internasional dan naik kelas dari pasar lokal ke global.
“Inisiatif ini sejalan dengan prioritas pemerintah dalam mendorong digitalisasi, pariwisata, dan inklusi keuangan,” kata Vira.
Vira juga menegaskan peluncuran kartu debit Visa Bank Jakarta tidak hanya menghadirkan alat pembayaran baru, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat Jakarta untuk bergerak lebih bebas, bertransaksi dengan lebih percaya diri, serta meraih peluang di tingkat global.




