Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit mendorong pemilihan deterjen yang lebih aman, terutama untuk perawatan hijab. Deterjen tanpa Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan paraben kini direkomendasikan sebagai alternatif karena dinilai lebih ramah bagi kulit sensitif serta tidak merusak serat kain.
Kebutuhan akan deterjen yang aman di kulit menjadi perhatian pengguna hijab, mengingat pakaian dikenakan dalam durasi lama dan bersentuhan langsung dengan kulit. Salah satu produk yang hadir merespons kebutuhan tersebut adalah Deterjen Sayang Hijab, yang diformulasikan tanpa SLS dan paraben. Kedua bahan tersebut diketahui berpotensi menyebabkan kulit kering, iritasi, hingga meningkatkan sensitivitas jika terpapar terus-menerus.
Selain faktor keamanan kulit, deterjen untuk hijab juga dituntut tetap efektif membersihkan noda dan menjaga warna kain. Deterjen Sayang Hijab diklaim mampu membersihkan pakaian tanpa meninggalkan residu serta membantu menjaga keawetan bahan hijab. Produk ini juga dilengkapi teknologi Indoor Drying Technology untuk mencegah bau apek saat pakaian dijemur di dalam ruangan, serta Teknologi Busa Salju yang memberikan sensasi adem di tangan dan memudahkan proses pembilasan.
Pentingnya pemilihan deterjen yang tepat turut disampaikan dokter dan edukator kesehatan, dr. Tirta. Dalam sejumlah konten edukasi kesehatan kulit di akun Instagram @dr.tirta, ia menyoroti dampak deterjen terhadap kondisi kulit, khususnya bagi pemilik kulit sensitif.
“Salah satu faktor penyebab beruntusan biasanya saat memakai pakaian, lalu kulit kemerahan atau gatal, itu karena kulit sensitif terhadap kain yang digunakan,” kata dr. Tirta.
Ia menyarankan penggunaan deterjen tanpa SLS dan paraben untuk meminimalkan risiko iritasi. “Deterjen Sayang cocok untuk pemakaian sehari-hari, saya pakai untuk mencuci jersey lari karena wanginya tahan lama dan tidak menimbulkan bau apek,” ujarnya.
Menurut dr. Tirta, perawatan pakaian yang tepat berpengaruh langsung terhadap kesehatan kulit. “Kalau nyucinya benar dan deterjennya cocok, maka tidak akan mengganggu kulit,” katanya.
Beragamnya jenis bahan pakaian, mulai dari katun hingga sutra, membuat pemilihan deterjen menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan pemakaian. Deterjen dengan formula lembut dinilai membantu menjaga kualitas pakaian sekaligus mendukung kesehatan kulit dalam penggunaan sehari-hari.



