Tiga Kekalahan Beruntun, PSM Makassar Masuk Alarm Bahaya Tipis dari Zona Merah

fajar.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — PSM Makassar sepertinya sudah harus menyalakan alarm bahaya di peta persaingan klasemen sementara Super League 2025/2026.

Saat ini, PSM memang masih berada di papan tengah klasemen tepat di posisi kesembilan.

PSM tertahan di peringkat ke-9 dengan 19 poin dari 16 laga. Hanya saja, Juku Eja mulai menghadapi ancaman serius.

Posisi mereka yang bisa dikatakan berada di papan tengah itu tidak dalam posisi yang aman. Alasannya, karena PSM hanya punya selisih poin yang tipis dari zona merah atau degradasi.

Berdasarkan klasemen sementara, PSM hanya unggul sekira 12 poin dari dasar klasemen, sementara kompetisi masih menyisakan banyak pertandingan.

Melihat selisih yang poin bisa dikatakan tipis itu, tidak membuat skuad asuhan Tomas Trucha itu berleha-leha.

Alasannya karena, mereka bisa terkejar dari para pesaingnya yang perlahan merangkak naik dari posisi bawah.

Belum lagi PSM Makassar yang saat ini berada dalam performa yang belum konsisten.

Dari tiga laga terakhir di Liga, PSM Makassar sama sekali gagal mendapatkan satu pun poin.

Yuran Fernandes dan kawan-kawan, menelan tiga kekalahan beruntun, jadi bukti bagaimana konsisten masih jauh dari tim PSM Makassar.

Di tiga laga ini, PSM Makassar menelan kekalahan dari Malut United 0-1, kemudian Persib Bandung dengen skor yang sama.

Terbaru di pekan ke-16, tim berjuluk Juku Eja ini kembali menelan kekalahan 2-1 dari Borneo FC pada Sabtu (3/1/2026) lalu.

Soal hasil ini, pelatih Tomas Trucha mengakui timnya memang masih jauh dari kata konsisten.

Untuk masalah konsistensi ini bukan hanya terjadi pada laga melawan Borneo FC.

Ini juga sudah terlihat pada dua pertandingan sebelumnya menghadapi Malut United dan Persib Bandung.

“Kami kesulitan bermain di level terbaik selama sembilan puluh menit,” kata Tomas Trcuha.

“Ini sudah terjadi tiga kali beruntun dan tentu ini tidak bagus untuk semuanya,” ungkapnya.

Untuk menghadapi situasi ini, pelatih berusia 53 tahun itu sudah menyiapkan langkah untuk kembali ke jalur kemenangan.

Langkah utama yang harus dilakukan tim saat ini adalah kembali ke lapangan latihan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami harus menganalisa apa yang salah, bekerja lebih baik lagi, dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” terangnya.

(Erfyansyah/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kekhawatiran Kelebihan Pasokan Bikin Pasar Minyak Timur Tengah Merosot
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov Kalsel Tunggu Hasil Audit Kementerian Lingkungan Hidup soal Perusahaan Tambang Diduga Sebabkan Banjir
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Kepala BKN Pamer Capaian Manajemen Talenta ASN Meroket Hingga 188 Persen
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Bandara Ngurah Rai Bali Pasang Pemindai Suhu untuk Antisipasi Super Flu
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nicole Kidman dan Keith Urban Resmi Bercerai, Sepakat Lepas Hak Tunjangan
• 6 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.