Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Idrus Marham, menyampaikan, pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak langsung melalui DPRD harus dipahami sebagai opsi ideologis yang sah dan konstitusional, bukan kemunduran demokrasi.
Menurut dia, selama dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bermoral, mekanisme tersebut justru mencerminkan demokrasi perwakilan yang berakar pada Pancasila.
"Mengembalikan pemilihan tidak langsung bukan soal pragmatisme kekuasaan. Ini adalah soal ideologi negara dan falsafah Bangsa, bagaimana kedaulatan rakyat dijalankan melalui permusyawaratan dan perwakilan, sebagaimana dirumuskan para pendiri bangsa,” kata Idrus Marham kepada wartawan, Senin (5/1/2025).


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F10%2F17%2F8596e092ca4daf596120e268db86c6f4-20251017AGS_15.jpg)
