25 Desa di Batang Gagal Cairkan Rp7,5 M Dana Desa, Kades Talangi Pakai Uang Pribadi

genpi.co
2 hari lalu
Cover Berita

GenPI.co - Sebanyak 25 desa di 8 kecamatan di Batang Jawa Tengah tidak bisa mencairkan alokasi dana desa tahap II 2025 sebesar Rp7,5 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Batang Handy Hakim mengatakan hal ini karena adanya pemberlakuan aturan baru dari pemerintah pusat.

"Oleh karena itu, bagi pemerintah desa yang per 17 September 2025 belum melengkapi berkas pencairan untuk DD tahap II non-earmark maka dananya tidak bisa dicairkan," kata dia, dikutip Senin (5/1).

Dalam hal ini, pencairan dana desa merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang menetapkan batas waktu kelengkapan administrasi.

Handy menjelaskan kondisi ini memicu dilema operasional di lapangan lantaran sejumlah kepala desa sudah lebih dulu menggunakan dana pribadi atau dana talangan.

Cara ini dilakukan supaya pembangunan fisik pada akhir tahun tetap berjalan.

"Banyak kepala desa yang sudah menalangi karena khawatir kehabisan waktu. Akibatnya, mereka kini tidak memiliki anggaran pengganti," papar dia.

Handy membeberkan 25 desa tersebut berada di 8 kecamatan, yakni 6 desa di Kecamatan Tulis, Warungasem (5 desa), Pecalungan (4 desa), Limpung (3 desa), Batang (3 desa), Banyuputih (3 desa), serta Bandar dan Kandeman masing-masing 1 desa.

Dia mengaku aturan baru ini memicu ketegangan antara pemerintah desa dan kecamatan.

Mereka saling menyalahkan terkait siapa yang bertanggung jawab atas keterlambatan proses administrasi dana desa ini.

Di sisi lain, sebenarnya pemerintah pusat mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri sebagai solusi.

Dalam hal ini, desa diizinkan memanfaatkan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) atau sisa penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Solusi itu belum efektif karena tidak semua desa punya Silpa atau sisa BUMDes yang cukup. Opsi terakhir, biaya yang sudah dikeluarkan akan dicatat sebagai hutang dan dibayar menggunakan dana anggaran Tahun 2026," jelas dia.(ant)

Video seru hari ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Indramayu, Pelaku Dilimpahkan ke Kejaksaan
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dikabarkan Jadi Kandidat Pengganti Ruben Amorim di MU, Oliver Glasner Akhirnya Angkat Bicara
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Marah Anaknya Dibilang akan Tinggalkan Juventus, Ayah McKennie: Hentikan Clickbait Omong Kosong Ini!
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Kepala BGN Lapor Ada 15 Kasus MBG di Desember, Begini Respons Prabowo
• 21 jam laluokezone.com
thumb
16 Kapal Tanker Tinggalkan Venezuela Diduga Hindari Blokade Minyak AS
• 22 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.