tvOnenews.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bersiap menjadi saksi bisu pecahnya bentrokan "El Clasico" Indonesia, yakni antara Persib Bandung vs Persija yang akan digelar pada Minggu (11/1/2026).
Pertemuan pekan ke-17 Super League 2025/2026 tersebut sekadar pertaruhan gengsi abadi, melainkan duel krusial demi mengunci posisi puncak klasemen di akhir putaran pertama.
Tensi panas pun sudah terasa sejak awal Januari, di mana masing-masing pelatih dari kedua klub tersebut, yakni Bojan Hodak dan Mauricio Souza, terlihat mulai menerapkan strategi "simpan kekuatan".
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Persija bertandang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai melibas Persijap Jepara, sedangkan Persib yang bertindak sebagai tuan rumah diprediksi akan kembali menurunkan bintang-bintang andalannya seperti Eliano Reijnders yang sengaja diistirahatkan di laga sebelumnya.
Flashback ke 2 dekade terakhir, ada beberapa laga ikonik dengan tensi tinggi yang pernah dijalankan oleh Persija dan Persib. Berikut lima laga tersebut.
1. Persija 3-0 Persib (Ligina 2005)
Stadion Lebak Bulus menjadi saksi bisu keperkasaan Persija di era pertengahan 2000-an. Dalam laga ini, Persija yang dihuni bintang seperti Lorenzo Cabanas dan Adolfo Fatecha tampil sangat dominan. Kemenangan telak 3-0 ini menegaskan hegemoni Persija atas Persib di hadapan ribuan Jakmania yang memadati stadion legendaris tersebut.
2. Persib 2-3 Persija (ISL 2010/2011)Salah satu laga tandang paling heroik bagi Persija terjadi di Stadion Siliwangi. Persib yang bermain di depan publik sendiri harus mengakui keunggulan tim tamu dalam drama lima gol. Gol telat dari pemain Persija memastikan kemenangan 3-2, yang hingga kini sering dikenang sebagai salah satu kekalahan paling menyesakkan bagi bobotoh di kandang sendiri.
- Laman Persib
Tahun 2014 adalah tahun emas bagi Persib Bandung. Di bawah asuhan Djajang Nurdjaman, Persib berhasil mematahkan dominasi Persija lewat kemenangan tipis 1-0. Kemenangan ini menjadi modal mental yang sangat besar bagi Persib untuk terus melaju hingga akhirnya mengangkat trofi juara ISL di akhir musim, mengakhiri puasa gelar selama 19 tahun.



