Ricuh Laga Sepak Bola di Buton Selatan, Ratusan Personel TNI dan Brimob Terlibat Bentrok

kompas.tv
2 hari lalu
Cover Berita

SULAWESI TENGGARA, KOMPAS.TV - Pertandingan sepak bola yang digelar di Lapangan Lakarada, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (4/1/2026) sore berlangsung ricuh.

Ratusan personel TNI dari Batalyon TP 871 La Maindo terlibat bentrok dengan personel Batalyon Brimob Pelopor.

Bentrokan dan aksi serang terjadi di lapangan.

Situasi makin tegang karena kerusuhan terjadi saat penonton masih berada di sekitar lokasi pertandingan.

Tim sepak bola La Beta FC yang terdiri dari personel Brimob dan beberapa warga sipil ricuh dengan sejumlah personel TNI.

Akibat insiden ini, sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Pasca bentrokan, anggota TNI dan Brimob akhirnya berdamai.

Seluruh anggota yang terlibat dalam kericuhan dikumpulkan untuk duduk berdampingan.

Langkah ini dilakukan agar para prajurit TNI dan personel Brimob dapat saling mengenal dan tidak terjadi lagi bentrokan serupa.

Perdamaian ini disaksikan langsung oleh Bupati Buton Selatan, Komandan Kodim 1413 Buton, dan Kapolres Buton.

Perdamaian antaranggota dua batalyon tersebut diakhiri dengan saling bersalaman serta makan siang bersama sebagai simbol kekeluargaan dan soliditas antaraparatur negara.

#tni #brimob #butonselatan #sulawesiselatan

Penulis : kharismaningtyas

Sumber : Kompas TV

Tag
  • sulawesi tenggara
  • buton selatan
  • bentrok tni brimob
  • kerusuhan sepak bola
  • aparat keamanan
  • berita nasional
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bahlil Tegaskan Koalisi Pendukung Prabowo–Gibran Tetap Solid: Kita Kompak Bantu Presiden
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Intip Rapor Buruk Jay Idzes Usai Sassuolo Dibekap Juventus
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Istana Minta Polri Investigasi Asal Teror yang Sasar Influencer Pasca-kritik Pemerintah
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Cerita Warga Kampung Susun Bayam Raup Untung dengan Bertani di Lahan Samping JIS
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Ombudsman RI Catat Aduan Layanan Publik 2025 Didominasi Masalah Kepegawaian
• 9 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.